Bupati Trenggalek Resmikan Laboratorium Lapangan Pengelolaan Sumberdaya Pesisir
Trenggalek, (afederasi.com) - Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin meresmikan laboratorium lapangan pengelolaan sumberdaya pesisir yang berlokasi di perairan wilayah Pantai Mutiara 2 Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo.
Hal itu dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek sebagai upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem di pesisir dan laut.
Bupati Arifin juga menjelaskan, dalam pengembangan Laboratorium pesisir pihaknya juga berkolaborasi. Salah satunya dengan UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya dan Pokmaswas Rembeng Raya.
Menurutnya, habitat terumbu karang ini memiliki peran penting dalam kelestarian ekosistem laut.
" Tidak ada terumbu karang, maka tidak ada plankton. Supply Oksigen terbesar di dunia bukan hanya dari pepohonan di hutan, namun juga dari phytoplankton yang ada di laut," ungkapnya.
Maka dari itu lanjut Bupati Arifin, pada kesempatan ini pihaknya melaksanakan transplantasi terumbu karang dengan sistem transek/meja.
Dimana potongan terumbu karang hidup diikat pada batang dengan batang besi bersubstrat pasir dengan pola petak-petak segiempat dan ditenggelamkan ke perairan.
" Ini salah satu upaya dari Pemkab Trenggalek untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati menjelaskan, pada peresmian Laboratorium Lapangan Pesisir ini juga dihadiri oleh tim dosen dan mahasiswa UINSA.
Selain itu juga dihadiri oleh Dinas Perinaker Kabupaten Trenggalek, AL, Pol Airud, BPJS Ketenagakerjaan dan Pokmaswas Rembeng Raya.
" Alhasil acara kegiatan berjalan cukup lancar dan mendapat apresiasi dari Bupati Trenggalek," imbuhnya.
Sementara itu Ketua Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA Andi Dwi Muttaqin mengatakan, Laboratorium Lapangan ini bukan hanya transplantasi terumbu karang dan menenggelamkan di hari ini saja, namun akan dilakukan secara periodik terhadap pertumbuhannya.
"Kami dari UINSA akan melakukan pendampingan agar sisi ekologi juga ada manfaat ekonomi terhadap pengelolaan dari sektor wisata bahari," pungkasnya.(pb/dn)
What's Your Reaction?



