Laporan Call Center 110 Wajib Gercep, Kapolres Trenggalek: Kecepatan Adalah Kunci Cegah Kriminalitas

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menegaskan seluruh personel harus merespon cepat aduan masyarakat melalui Call Center 110 guna mencegah tindak kriminalitas.

13 Apr 2026 - 12:20
Laporan Call Center 110 Wajib Gercep, Kapolres Trenggalek: Kecepatan Adalah Kunci Cegah Kriminalitas
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki saat dikonfirmasi (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) - Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh jajarannya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di wilayah hukum Kabupaten Trenggalek. Ia menekankan bahwa profesionalitas kepolisian tidak hanya diukur dari urusan administratif, melainkan dari kehadiran dan kecepatan bertindak di lapangan.

Dalam arahannya pada Senin (13/4/2026), AKBP Ridwan menyatakan bahwa standar pelayanan Polri mencakup aspek yang sangat luas. Menurutnya, seluruh satuan fungsi memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan rasa aman secara konsisten kepada warga.

"Pelayanan publik tidak hanya terbatas pada urusan administrasi seperti SIM atau SKCK, melainkan menyentuh keseluruhan operasional kepolisian," ujar AKBP Ridwan saat memberikan keterangan resmi.

Ia merinci bahwa setiap fungsi mulai dari Satsamapta, Reserse, Satbinmas, hingga Satlantas harus hadir secara nyata di tengah masyarakat. AKBP Ridwan menyoroti pentingnya peran patroli dalam menciptakan kenyamanan, hingga profesionalisme penyidik dalam menangani perkara hukum secara transparan.

Fokus utama yang digarisbawahi oleh Kapolres adalah optimalisasi layanan Call Center 110. Ia meminta agar setiap aduan yang masuk melalui kanal tersebut ditindaklanjuti tanpa penundaan sedikit pun. Kecepatan personel dalam merespon laporan dianggap sebagai variabel krusial dalam menyelamatkan masyarakat.

"Respon cepat setiap aduan sangat penting, terutama melalui Call Center 110. Kecepatan bertindak dapat menyelamatkan nyawa serta harta benda masyarakat," tegasnya dengan lugas.

Lebih lanjut, AKBP Ridwan meminta agar seluruh personel yang sedang bertugas piket selalu dalam posisi siap siaga. Ia tidak ingin ada jeda waktu yang terbuang sia-sia saat masyarakat membutuhkan pertolongan darurat. Perhitungan waktu sejak anggota berkumpul hingga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kini menjadi indikator evaluasi utama.

"Seluruh piket fungsi harus siap digerakkan sewaktu-waktu. Kecepatan menuju TKP di bawah kendali Pamapta harus diperhitungkan secara matang," imbuhnya.

Guna memastikan instruksi ini berjalan maksimal, Polres Trenggalek akan rutin menggelar latihan simulasi dan pengecekan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi seluruh anggota, termasuk di tingkat Polsek jajaran. Evaluasi berkala terhadap personel maupun sarana prasarana pendukung akan terus dilakukan demi menutup celah kekurangan pelayanan.

"Kami akan terus evaluasi. Personel dan sarana pendukung harus selalu siaga. Kita berikan yang terbaik untuk masyarakat," pungkas AKBP Ridwan.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow