Kemacetan Parah Warnai H+2 Lebaran di Jombang, Pemudik Lewati Jalur Arteri
Jombang, (afederasi.com) – Arus lalu lintas di jalur arteri penghubung Jombang–Kediri mengalami kepadatan tinggi pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026).
Kemacetan yang terjadi sejak pagi hari ini memaksa petugas kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan untuk mengurai antrean yang mencapai lebih dari satu kilometer.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik tersumpalnya kepadatan berada di kawasan perlintasan kereta api (KA) Bandar Kedungmulyo. Antrean kendaraan terlihat mengular dari kedua arah, baik dari Jombang menuju Kediri maupun sebaliknya.
Antrean Mengular hingga 1,6 Kilometer
Petugas Kepolisian Resor Jombang mulai bersiaga sejak dini hari melakukan pengalihan arus di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Tiga Mengkreng.
Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan yang lebih parah di kawasan rel kereta api yang menjadi langganan kemacetan.
Dari arah Jombang menuju Kediri, antrean kendaraan tercatat mencapai panjang 1 kilometer. Sementara itu, kepadatan lebih parah terjadi di jalur sebaliknya. Kendaraan dari arah Kediri menuju Jombang dilaporkan mengular hingga sepanjang 1,6 kilometer sampai dengan Simpang Mengkreng.
Meskipun mengalami kepadatan, arus lalu lintas di kedua jalur tersebut masih terpantau bergerak secara perlahan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Ipda M Sutris, menjelaskan bahwa kepadatan ini disebabkan oleh bercampurnya dua arus besar. Di satu sisi, masih banyak pemudik lokal yang melakukan aktivitas silaturahmi, sementara di sisi lain, arus balik kendaraan dari luar kota mulai menunjukkan peningkatan.
"Sampai saat ini arus lalu lintas masih mengalami kepadatan, terutama mulai dari Rel KA Bandar hingga Exit Tol Tembelang. Ini terjadi karena aktivitas pemudik lokal dan arus balik yang bersamaan," ungkap Ipda M Sutris saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, kendaraan yang melintas dari arah Kediri menuju Exit Tol Tembelang didominasi oleh pemudik yang mulai kembali ke kotanya. Sebaliknya, kendaraan dari arah Jombang masih didominasi warga yang bepergian untuk bersilaturahmi.
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Untuk mengurai kepadatan, polisi telah memberlakukan pengalihan arus sejak pukul 06.30 WIB. Kendaraan yang keluar dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo menuju Kediri dialihkan melalui Simpang 3 Jatipelem menuju Kunjang, Pelemahan, hingga Simpang 4 Papar.
"Pengalihan arus sudah kita mulai sejak pagi untuk mengurangi kepadatan yang ada di Rel KA Bandar. Hingga siang ini masih kita alihkan, nanti akan kita normalkan kembali jika situasi sudah terlihat longgar," pungkas Ipda M Sutris.
Warga setempat, Abdul Basid, menyebutkan bahwa kemacetan di titik ini merupakan fenomena tahunan. Ia menyarankan para pemudik untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari titik padat.
"Biasanya jam 10.00.WIB, hingga 19.00 WIB sangat ramai. Dari Jombang, sebelum jembatan Kayen, belok kiri masuk gang itu sudah bisa tembus ke Kediri. Itu jalur alternatif untuk menghindari perlintasan kereta api di Bandar dan Mengkreng. Jalur ini sudah puluhan tahun digunakan pemudik," ujar Abdul Basid.
Ia menambahkan, jalur alternatif tersebut kerap dimanfaatkan oleh kendaraan roda empat yang menuju wilayah Kediri, Trenggalek, Tulungagung, hingga Blitar untuk memotong waktu tempuh dan menghindari kemacetan di jalur utama.(san)
What's Your Reaction?



