Gus Salam Bekali Kader Ansor Tulungagung, Tekankan Soliditas dan Arah Gerakan NU Masa Depan

Dalam forum kaderisasi tersebut, PC GP Ansor Tulungagung dihadapkan pada materi strategis mengenai pola gerakan organisasi. Gus Salam menekankan pentingnya membangun gerakan pemuda yang terstruktur, sistematis, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

20 Apr 2026 - 07:44
Gus Salam Bekali Kader Ansor Tulungagung, Tekankan Soliditas dan Arah Gerakan NU Masa Depan
Dua dari kiri, Ketua PC Ansor Tulungagung Muhlashon, KH Salam Sohib dan Wasekjend PP GP Ansor Syauqul Muhibin ketika memberi pengarahan peserta PKD dan Dirosah Ula di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadin Ngunut Tulugagung. (Ansor for Afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) —  PC GP Ansor Tulungagung mendapat suntikan motivasi dan arah gerakan dari KH Salam Sohib atau yang akrab disapa Gus Salam dalam agenda penutupan Pendidikan Kader Dasar (PKD) dan Dirosah Ula di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadin Ngunut. Kehadiran tokoh muda Nahdlatul Ulama itu menjadi momentum penting dalam penguatan ideologi dan militansi kader.

Di tengah padatnya agenda, PC GP Ansor Tulungagung tetap menjadi perhatian Gus Salam yang sebelumnya melakukan silaturahmi dengan para masyayikh Pondok Pesantren PPHM Ngunut serta jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, baik Syuriyah maupun Tanfidziyah. Dalam rangkaian itu, ia turut menyampaikan visi dan misi arah kebijakan PBNU ke depan.

Dalam forum kaderisasi tersebut, PC GP Ansor Tulungagung dihadapkan pada materi strategis mengenai pola gerakan organisasi. Gus Salam menekankan pentingnya membangun gerakan pemuda yang terstruktur, sistematis, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

Sebanyak 117 peserta yang berasal dari kalangan alumni pesantren dan para asatidz mengikuti kegiatan yang digelar PC GP Ansor Tulungagung tersebut. Mereka diproyeksikan menjadi motor penggerak di tengah masyarakat dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta memperkuat peran sosial keagamaan.

Dalam pemaparannya, PC GP Ansor Tulungagung juga mendapat penegasan bahwa Ansor merupakan salah satu organisasi yang memiliki sistem kaderisasi paling intensif. Hal itu membuat gerakan Ansor dinilai lebih siap menghadapi tantangan zaman dengan pendekatan yang terukur dan berorientasi pada kemanfaatan umat.

Pesan utama yang disampaikan kepada kader PC GP Ansor Tulungagung adalah pentingnya menjaga kerukunan dan kekompakan. Menurut Gus Salam, soliditas menjadi kunci keberhasilan gerakan, karena tanpa persatuan, potensi sebesar apa pun akan sulit diwujudkan dalam aksi nyata.

Lebih jauh, PC GP Ansor Tulungagung juga diingatkan tentang makna historis nama “Ansor” yang merujuk pada kaum penolong Nabi Muhammad SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah. Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi karakter dasar kader dalam membela agama, bangsa, dan kepentingan umat.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, sosok yang memberi pembekalan kepada PC GP Ansor Tulungagung ini dikenal sebagai putra KH Sohib Bisri dan memiliki garis keturunan ulama besar, termasuk keterkaitan keluarga dengan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Latar belakang tersebut turut menguatkan posisinya di kalangan nahdliyin.

Bahkan, di internal organisasi, figur yang hadir dalam kegiatan PC GP Ansor Tulungagung tersebut disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat calon Ketua Umum PBNU, dengan dukungan dari berbagai pondok pesantren besar di Jawa Timur.

Melalui kegiatan kaderisasi ini, PC GP Ansor Tulungagung diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai keislaman moderat serta berkontribusi bagi masyarakat luas. (Jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow