Gelar Razia Halinar, Kalapas Tulungagung Sita Barang Terlarang dan Tes Urine Ratusan Warga Binaan

Lapas Kelas IIB Tulungagung menggelar razia gabungan bersama TNI dan Polri untuk memberantas Halinar. Petugas menyita berbagai benda tajam dan kartu remi.

08 May 2026 - 12:37
Gelar Razia Halinar, Kalapas Tulungagung Sita Barang Terlarang dan Tes Urine Ratusan Warga Binaan
Sejumlah barang terlarang yang diamankan dari beberapa blok hasil dari razia halinar di Lapas Kelas IIB Tulungagung (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung melakukan inspeksi mendadak (sidak) besar-besaran di blok hunian warga binaan pada Jumat, (8/5/2026).Razia gabungan ini menyasar peredaran handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) guna menjaga stabilitas keamanan di dalam penjara.

Petugas gabungan yang terdiri dari unsur internal Lapas, TNI, dan Polri menyisir setiap sudut kamar hunian. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan beragam benda terlarang yang disimpan secara sembunyi-sembunyi oleh warga binaan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tulungagung, Muhammad Kurnia, mengungkapkan bahwa sejumlah benda tajam dan alat yang membahayakan berhasil diamankan. Barang-barang tersebut meliputi palu, sendok logam, korek api, botol parfum kaca, hingga kain sarung yang telah dipilin sedemikian rupa.

"Ada temuan palu, sendok, kartu remi, hingga sarung yang dipilin. Barang-barang ini tidak diperbolehkan berada di dalam kamar karena berpotensi mengganggu keamanan," ujar Kurnia saat memberikan keterangan.

Kurnia menegaskan bahwa keberadaan kartu remi turut menjadi perhatian serius tim gabungan. Menurutnya, benda tersebut kerap memicu aktivitas perjudian yang dapat memancing keributan antar-penghuni lapas. Saat ini, pihak Lapas tengah melakukan pendalaman untuk mencari tahu pemilik barang-barang ilegal tersebut.

"Untuk pemiliknya masih kami dalami. Jika ditemukan pelanggaran serius, tentu ada sanksi tegas sesuai aturan," ucapnya. 

Selain penggeledahan fisik kamar, pihak Lapas juga melakukan deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes urine. Tercatat, lebih dari 400 warga binaan beserta jajaran petugas internal Lapas Tulungagung menjalani pemeriksaan medis secara mendadak.

"Kami lakukan tes urine massal. Hasilnya, seluruh warga binaan dan petugas dinyatakan negatif narkoba," kata Kurnia. 

Lebih lanjut, Kurnia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjalankan arahan pimpinan pusat. Selain razia fisik, pengawasan terhadap akses masuk juga diperketat, mulai dari pemeriksaan badan pengunjung hingga pemantauan area steril melalui kamera CCTV.

"Langkah ini rutin kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas di dalam lapas tetap aman, kondusif, dan bebas dari barang terlarang," pungkasnya.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow