INAFIS Polda Jatim Turun Tangan, Dalami Kasus Tiga Orang Sekeluarga Tewas di Situbondo

29 Dec 2025 - 18:30
INAFIS Polda Jatim Turun Tangan, Dalami Kasus Tiga Orang Sekeluarga Tewas di Situbondo
Suasana olah TKP Polda Jatim (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Penanganan kasus tewasnya tiga orang sekeluarga di Kabupaten Situbondo terus didalami. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polda Jawa Timur diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam di rumah korban yang berada di Dusun Watu Ketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Senin (29/12/2025).

Kehadiran tim INAFIS Polda Jatim bertujuan memperkuat proses penyelidikan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Polres Situbondo, sekaligus mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.

Tim INAFIS yang beranggotakan empat personel tiba di lokasi menggunakan kendaraan khusus dengan membawa sejumlah peralatan pendukung. Setibanya di TKP, petugas langsung memasang garis polisi untuk mengamankan area dan membatasi akses warga demi menjaga keaslian lokasi kejadian.

Dalam proses olah TKP, petugas juga mengoperasikan drone untuk memantau kondisi sekitar rumah dari udara. Selain itu, tim terlihat melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga ke bagian atap bangunan guna mencari petunjuk tambahan yang berkaitan dengan peristiwa tragis tersebut.

Barang bukti yang sebelumnya telah diamankan oleh Polres Situbondo turut dibawa kembali ke lokasi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyisir setiap sudut rumah secara detail menggunakan peralatan khusus guna mengumpulkan bukti-bukti pendukung.

Sejumlah warga tampak menyaksikan jalannya olah TKP dari kejauhan. “Mudah-mudahan bapak polisi segera bisa mengungkap kejadian ini. Kasihan para korbannya,” ujar Rachman, salah seorang warga setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Besuki digemparkan dengan penemuan tiga orang sekeluarga yang meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu (28/12/2025). Ketiga korban merupakan pasangan suami istri dan seorang anak yang merupakan warga Dusun Watu Ketu, Desa Demung.

Berdasarkan keterangan sementara sejumlah saksi, dugaan awal mengarah pada pembunuhan yang dilakukan oleh sang suami. Namun, pria tersebut juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi rumah, sehingga penyebab pasti serta kronologi kejadian masih terus didalami oleh pihak kepolisian.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow