BKD Pacitan Evaluasi Pencapaian Pajak Daerah untuk Optimalkan PAD 2026
Pacitan, (afederasi.com) - Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi fokus utama pemerintah daerah pada tahun 2026.
Kepala BKD Pacitan, Deni Cahyantoro mengatakan sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) akan menjadi salah satu objek yang dievaluasi karena menjadi penopang terbesar PAD dari sektor pajak.
Deni menjelaskan, pada tahun 2025 lalu target PAD dari sektor pajak maupun retribusi tercapai hingga 100 persen.
Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi untuk melihat capaian masing-masing sektor pajak daerah.
“Artinya targetnya sudah tercapai dan tidak ada masalah. Hanya saja capaiannya tiap sektor itu ada yang tinggi dan ada yang rendah, sehingga tetap perlu evaluasi,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Ia menambahkan, penyumbang PAD terbesar dari sektor retribusi selama ini masih berasal dari layanan kesehatan dan pariwisata.
Khusus sektor pariwisata, Deni menyebut realisasi target pada tahun 2025 dapat dicapai dengan baik.
Untuk langkah ke depan, BKD mendorong pengelola retribusi daerah agar lebih optimal dalam penggalian potensi pendapatan.
Sedangkan BKD akan tetap fokus pada pengelolaan dan penarikan pajak daerah sebagai kolektor.
Sementara itu, serapan anggaran pada tahun 2025 disebut berjalan baik tanpa menimbulkan permasalahan.
Menurut Deni, ukuran keberhasilan bukan pada habisnya anggaran, melainkan tercapainya target kinerja.
Jika masih terdapat sisa anggaran, maka akan masuk dalam SILPA dan menjadi tambahan belanja pada tahun berikutnya.
Memasuki tahun 2026, Deni menyebut tantangan pengelolaan keuangan daerah semakin berat.
Hal itu disebabkan adanya pemotongan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
Karena itu, efisiensi belanja diharapkan dapat dilakukan di seluruh sektor pemerintahan.
“Harapannya semua lini bisa efisien dan tidak boros dalam belanja. Kondisi anggaran kita sekarang jauh berbeda dengan tahun 2024, terutama untuk infrastruktur yang banyak mengalami pemangkasan,” pungkasnya.(feri)
What's Your Reaction?


