Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Dongko Trenggalek, Polisi Pasang Garis Pengaman

02 Jan 2026 - 20:23
Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Dongko Trenggalek, Polisi Pasang Garis Pengaman
Polisi saat memasang police line di lokasi tanah longsor di Desa Watuagung, Kecamatan Dongko (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek pada Kamis (1/1/2026) malam hingga Jumat (2/1/2026) dini hari memicu terjadinya bencana tanah longsor di Desa Watuagung, Kecamatan Dongko. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan sempat mengganggu akses jalan warga.

Longsor terjadi pada tebing tanah di pekarangan salah satu warga dengan lebar kurang lebih 10 meter. Material longsoran menutup sebagian badan jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kapolsek Dongko AKP Jotomo menyampaikan bahwa personel Polsek Dongko langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memasang garis polisi guna mengamankan area terdampak.

“Begitu menerima laporan, anggota kami segera menuju lokasi dan memasang police line. Bersama warga setempat, kami juga bergotong royong membersihkan material tanah agar jalan tetap bisa dilalui,” ujar AKP Jotomo.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Selain tanah longsor, hujan deras yang disertai angin kencang juga dilaporkan melanda Desa Pandean, Kecamatan Dongko, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Akibatnya, asbes atap teras salah satu rumah warga rusak parah dan tersapu angin, menyisakan kerangka kayu bangunan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun beberapa lembar asbes atap dilaporkan hilang, diduga terbawa angin kencang,” jelas AKP Jotomo.

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian akan segera berkoordinasi dengan jajaran Forkopimca Dongko serta pemerintah desa setempat untuk melakukan penanganan lanjutan dan pendataan dampak kerusakan.

Kapolsek Dongko juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbukitan dan pegunungan, agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana alam selama musim hujan.

“Apabila mengetahui atau mengalami kejadian bencana alam sekecil apa pun, kami harap segera melapor kepada pihak kepolisian atau tiga pilar di wilayah masing-masing agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow