Gus Kikin Tekankan Ukhuwah di Munas IKAPETE 2026: Jangan Berebut Jadi Atasan!

17 Apr 2026 - 09:39
Gus Kikin Tekankan Ukhuwah di Munas IKAPETE 2026: Jangan Berebut Jadi Atasan!
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz,saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) IKAPETE 2026 yang berlangsung di Aula KH. Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, Jumat (17/4/2026). (Foto:Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz, mengingatkan pentingnya persaudaraan atau ukhuwah di tengah keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE). Pesan ini disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) IKAPETE 2026 yang berlangsung di Aula KH. Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, Jumat (17/4/2026).

Dalam sambutannya, Gus Kikin sapaan akrab KH. Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa IKAPETE dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki akar sejarah yang sama. Keduanya mewarisi tradisi keilmuan langsung dari pendiri NU sekaligus pendiri Pesantren Tebuireng, Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy'ari.

"IKAPETE dan NU memiliki kesamaan dalam mewariskan ilmu dari Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari. Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar harus disatukan dengan ilmu," ujar Gus Kikin di hadapan para peserta munas.

Menurut Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini, ilmu menjadi perekat utama yang mampu menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, para alumni Tebuireng diharapkan mampu terus menjaga nilai-nilai keilmuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Lebih lanjut, Gus Kikin mengingatkan para alumni agar tidak mudah terjebak dalam ambisi kekuasaan atau perebutan posisi. Ia justru menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kesiapan untuk menjadi pelayan umat.

"Kami berharap keluarga IKAPETE tidak berebut menjadi atasan. Menjadi bawahan tetapi bernilai itu jauh lebih berharga," tegasnya.

Pernyataan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari ratusan peserta munas yang hadir. Gus Kikin menilai bahwa nilai keikhlasan dan pengabdian jauh lebih utama dibandingkan gengsi jabatan.

Gus Kikin juga berharap bahwa Munas IKAPETE 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng ini mampu melahirkan pemimpin yang amanah. Ia mengingatkan bahwa IKAPETE harus menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai perbedaan pandangan di kalangan alumni.

"Semoga momentum ini melahirkan pemimpin yang amanah. IKAPETE harus mampu menyatukan perbedaan pendapat," pungkasnya.

Munas IKAPETE 2026 menjadi ajang konsolidasi penting bagi ribuan alumni Pesantren Tebuireng dari berbagai daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran strategis IKAPETE dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta persatuan umat di Indonesia. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow