Figur Muda Mencuat Jelang Muscab PKB Gresik, Penentuan Ketua Tetap di Tangan DPP

Minimal tiga nama akan dibacakan oleh DPP di forum Muscab. Setelah itu akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK), lalu satu nama diputuskan langsung oleh DPP,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).

27 Mar 2026 - 23:55
Figur Muda Mencuat Jelang Muscab PKB Gresik, Penentuan Ketua Tetap di Tangan DPP
Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir salah satu figur muda potensial masuk bursa Ketua PKB Gresik. (Istimewa/afederasi.com

Gresik, (afederasi.com) – Sejumlah figur muda mulai mencuat jelang Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik. Di tengah dinamika tersebut, mekanisme penentuan ketua tetap berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) tanpa melalui pemilihan terbuka.

DPC PKB Gresik memastikan, Muscab tidak menjadi ajang kontestasi langsung antar kandidat. Seluruh proses penjaringan bakal calon sepenuhnya dilakukan oleh DPP berdasarkan penilaian kinerja dan kebutuhan organisasi.

Dalam mekanismenya, DPP akan mengumumkan sedikitnya tiga nama bakal calon ketua DPC yang telah diseleksi sesuai peraturan partai. Nama-nama tersebut kemudian dibacakan dalam forum Muscab untuk diketahui oleh peserta.

Meski kewenangan berada di pusat, dinamika internal PKB Gresik tetap menarik perhatian. Selain petahana H. Abdul Qodir, sejumlah kader muda dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dalam bursa calon.

Mereka di antaranya adalah anggota DPRD Gresik seperti Muhammad Syahrul Munir, M Rizaldi Saputra, Pondra Priyo Utomo, hingga Ainul Yaqin Tirta Saputra. Deretan nama ini disebut memiliki kapasitas, loyalitas, serta integritas yang mumpuni untuk memimpin partai ke depan.

Ketua Panitia Muscab PKB Gresik 2026, Imron Rosyadi, menegaskan bahwa mekanisme yang digunakan merupakan bagian dari sistem internal partai untuk memastikan kepemimpinan berjalan sesuai kebutuhan organisasi.

“Minimal tiga nama akan dibacakan oleh DPP di forum Muscab. Setelah itu akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK), lalu satu nama diputuskan langsung oleh DPP,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).

Ia menambahkan, seluruh proses penilaian sepenuhnya menjadi kewenangan DPP, termasuk parameter yang digunakan dalam menentukan kandidat terpilih.

“Jadi yang mengetahui mekanisme dan penilaian hanya DPP,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar pemilihan ketua, Muscab juga menjadi forum strategis bagi PKB Gresik untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja periode 2021–2026, sekaligus menyusun arah dan program kerja lima tahun ke depan.

“Siapapun yang nantinya mendapat amanah, tentu berdasarkan kapasitas, loyalitas, dan kemampuan menjawab tantangan politik ke depan,” pungkas Imron.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow