Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan Terbuka, Ketua Ditentukan DPP Lewat UKK
"Tidak ada calon di Muscab. Nanti DPP yang akan membacakan bakal calon ketua DPC berdasarkan hasil monitoring kinerja, minimal tiga nama sesuai peraturan partai,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Gresik, (afederasi.com) – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik dipastikan tidak menggunakan mekanisme pemilihan terbuka dalam menentukan ketua baru.
DPC PKB Gresik menegaskan, seluruh proses penentuan kepemimpinan sepenuhnya berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui mekanisme seleksi berbasis kinerja.
Sekretaris DPC PKB Gresik, Imron Rosyadi, menjelaskan bahwa dalam forum Muscab yang digelar Sabtu (28/3/2026), tidak akan ada proses pencalonan seperti pada umumnya.
“Tidak ada calon di Muscab. Nanti DPP yang akan membacakan bakal calon ketua DPC berdasarkan hasil monitoring kinerja, minimal tiga nama sesuai peraturan partai,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Imron menegaskan, mekanisme ini merupakan ketentuan resmi partai yang harus diikuti oleh seluruh jajaran di daerah.
Setelah nama-nama bakal calon diumumkan dalam forum, tahapan berikutnya adalah Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) yang juga dilakukan langsung oleh DPP PKB.
“Nama-nama yang dibacakan akan mengikuti UKK. Setelah itu, DPP akan menetapkan satu nama sebagai ketua DPC PKB Gresik periode berikutnya,” jelas Imron.
Dengan sistem ini, penilaian terhadap kandidat tidak hanya berdasarkan dukungan politik, tetapi juga kinerja dan rekam jejak selama berkiprah di partai.
Sebagai informasi, Muscab DPC PKB Gresik akan digelar di Ballroom Hotel Aston Gresik. Forum tertinggi di tingkat kabupaten ini akan dihadiri seluruh jajaran Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Gresik.
Muscab kali ini diprediksi menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan PKB Gresik ke depan, di tengah dinamika politik daerah yang terus berkembang.(frd)
What's Your Reaction?



