DLH Gresik Siap Sanksi Tegas Perusahaan Penyebab Asap Tebal di Manyar, Warga Alami Gangguan Pernapasan

“Sudah dilakukan uji lab. Kami masih menunggu hasilnya untuk pendalaman dan tindak lanjut sesuai aturan,” ujarnya, Sabtu (04/04/2026).

04 Apr 2026 - 12:04
DLH Gresik Siap Sanksi Tegas Perusahaan Penyebab Asap Tebal di Manyar, Warga Alami Gangguan Pernapasan
Dinas DLH Gresik saat mendatangi dan melakukan verifikasi lapangan dan keterangan warga tiga desa di Manyar Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik. (afederasi.com) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap perusahaan yang terbukti menjadi penyebab pencemaran udara di Kecamatan Manyar.

Langkah ini diambil menyusul munculnya asap tebal yang menyelimuti permukiman warga dan memicu gangguan kesehatan.

Asap berwarna putih dengan bau menyengat itu dilaporkan muncul setiap dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, sejak Selasa (31/03/2026) hingga Rabu (01/04/2026). 

Sedikitnya tiga desa terdampak, yakni Manyarejo, Manyar Sidorukun, dan Manyar Sidomukti. 

Kondisi tersebut membuat warga resah karena menyebabkan batuk hingga gangguan pernapasan.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Gresik, Jauzi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengambilan sampel untuk uji laboratorium guna memastikan sumber pencemaran.

“Sudah dilakukan uji lab. Kami masih menunggu hasilnya untuk pendalaman dan tindak lanjut sesuai aturan,” ujarnya, Sabtu (04/04/2026).

Jauzi menegaskan, pengawasan akan dilakukan secara ketat dan menyeluruh mengingat dampak pencemaran yang ditimbulkan cukup serius. 

dilokasi Selain mengganggu jarak pandang di lingkungan permukiman, asap tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan kesehatan warga.

“Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan dijatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya, warga sempat melakukan penyisiran di kawasan industri sekitar permukiman untuk mencari sumber asap.

Dari hasil penelusuran tersebut, warga menduga asap berasal dari aktivitas PT Liku Telaga, yang memproduksi bahan kimia seperti asam sulfat, aluminium sulfat (tawas), dan sodium silikat.

Kasus ini kini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, sembari menunggu hasil uji laboratorium sebagai dasar penindakan resmi dari DLH Gresik.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow