Diduga Akibat Puntung Rokok, Sekam Penggilingan Padi di Karanggeneng Lamongan Terbakar
"Jarak pos ke lokasi sekitar 9 kilometer. Armada langsung berangkat pukul 22.12 WIB dan tiba di tempat kejadian pukul 22.27 WIB. Petugas langsung melakukan lokalisir area karena material yang terbakar berupa sekam kering yang sangat mudah merambat," ujar Rayin saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026) pagi.
Lamongan, (afederasi.com) – Peristiwa kebakaran melanda tempat penampungan sekam padi milik UD Tiga Putri Jaya di Dusun Ngembet, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Minggu (31/5/2026) malam. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar lokasi.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik penggilingan (huller), Ali Fahim, sekitar pukul 22.00 WIB. Melihat kobaran api yang mulai menjalar di tumpukan sekam, ia langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan sepuluh menit kemudian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kabid Damkar) Lamongan, Rayin, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan pada pukul 22.10 WIB, satu unit armada pemadam kebakaran langsung diterjunkan menuju tempat kejadian kebakaran (TKK).
"Jarak pos ke lokasi sekitar 9 kilometer. Armada langsung berangkat pukul 22.12 WIB dan tiba di tempat kejadian pukul 22.27 WIB. Petugas langsung melakukan lokalisir area karena material yang terbakar berupa sekam kering yang sangat mudah merambat," ujar Rayin saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026) pagi.
Proses penjinakan api membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran karakteristik bara sekam padi cenderung menyimpan panas di bagian dalam tumpukan.
"Bara sekam baru benar-benar berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 03.00 WIB setelah tim di lapangan melakukan penguraian tumpukan dan pembasahan secara intensif," tambah Rayin.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil akibat terbakarnya sekam di area seluas 6 x 6 meter persegi tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp 5.000.000. Kendati demikian, kesigapan petugas berhasil menyelamatkan aset utama berupa bangunan gudang penggilingan padi yang nilainya ditaksir mencapai Rp 35.000.000.
Pihak Damkar Lamongan kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha penggilingan padi, untuk lebih waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang rawan terbakar. (yan)
What's Your Reaction?



