Bupati, Wakil Bupati, hingga Sekda Lamongan Maraton Salurkan Ribuan Sembako ke Warga Terdampak Banjir
Tercatat sebanyak 54 ton beras dan 9.700 paket sembako disalurkan untuk masyarakat di lima kecamatan yang mengalami banjir. Memasuki penyaluran tahap kedua, sebanyak 32 ton beras dan 4.850 paket sembako mulai didistribusikan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Kamis (12/3/2026).
Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai langkah strategis guna mempercepat penanganan bencana banjir di wilayahnya. Selain mengoptimalkan pompanisasi dan menjalin koordinasi lintas sektoral, Pemkab juga menggandeng Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bantuan logistik skala besar bagi warga terdampak.
Tercatat sebanyak 54 ton beras dan 9.700 paket sembako disalurkan untuk masyarakat di lima kecamatan yang mengalami banjir. Memasuki penyaluran tahap kedua, sebanyak 32 ton beras dan 4.850 paket sembako mulai didistribusikan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Kamis (12/3/2026).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem tahun ini menjadi tantangan berat. Berdasarkan data BMKG, terjadi peningkatan curah hujan hingga 300 persen dari rata-rata normal.
"Kami terus berupaya. Memang tahun ini cuacanya ekstrem dan tidak bisa diprediksi. Selain curah hujan tinggi, ada limpasan air dari Waduk Gondang, Pridjetan, Karangnongko, hingga Wonogiri yang berkumpul di sini. Di kawasan Bengawan Jero, air sulit keluar karena elevasi air laut lebih tinggi," ungkapnya.
Sebagai langkah teknis, Pak Yes menyebutkan bahwa optimalisasi 17 pompa di Sluis Kuro terus dilakukan. Selain itu, pihaknya telah berkonsultasi dengan BMKG untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Saya kemarin sudah berkonsultasi ke BMKG untuk meminta rekayasa cuaca. Berharap ada rekayasa hujan sampai hari raya untuk memecah mendung. Yang penting sekarang pemerintah memikirkan bagaimana mencukupi kebutuhan panjenengan semua sambil berupaya agar genangan cepat surut," tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Ngunjungrejo, Mujib, mengakui bahwa banjir akibat fenomena hidrometeorologi ini merupakan yang pertama kali berdampak signifikan bagi desanya. Ia mengapresiasi bantuan logistik serta tambahan alat mesin pompa (diesel) 3 dim dan sandbags yang diberikan pemerintah.
"Baru kali ini desa kami mengalami dampak seperti ini. Kami dan masyarakat sangat berharap pemerintah terus mengupayakan agar saat Idul Fitri nanti genangan air ini sudah surut," harapnya.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara serentak di beberapa titik. Selain Bupati di Kecamatan Turi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara juga menyalurkan bantuan di Desa Gempolpendowo (Glagah), sementara Sekda Lamongan Moh. Nalikan menyerahkan bantuan di Desa Putatbangah (Karangbinangun).
Adapun total bantuan tersebut menyasar warga di lima kecamatan terdampak, yakni Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, dan Karangbinangun. (yan)
What's Your Reaction?



