Berkah Ramadan Usaha Rumahan Kue Kembang Goyang di Jombang Panen Cuan
Jombang, (afederasi.com) – Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri bagi perajin kue tradisional di Jombang. Salah satunya adalah Ika Trisna Savitri, pengusaha kue kembang goyang atau yang akrab disebut kue antari.
Produk rumahan ini, kini kebanjiran pesanan dari berbagai daerah, bahkan pesanan melonjak hingga lima kali lipat dari hari biasanya sebelum bulan Ramadan.Di tengah maraknya jajanan modern, camilan lawas ini justru menunjukkan eksistensinya.
Usaha rumahan yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Nomor 38, Dusun Jagalan, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang ini kebanjiran order sejak awal Ramadan hingga saat ini sudah ratusan order kembang goyang yang pesan.
Vivi, sapaan akrab pemilik usaha, mengungkapkan bahwa permintaan kue kembang goyang melonjak drastis dibanding hari biasa.
"Alhamdulillah, berkah Ramadan. Orderan terus berdatangan, tidak hanya dari warga Jombang tetapi juga dari luar kota seperti Surabaya, Malang, bahkan sampai Jakarta," ujarnya, Jumat (27/02/2025).
Menurut Vivi, keunikan kue kembang goyang terletak pada bentuknya yang menyerupai kelopak bunga serta proses pembuatannya yang khas.
"Dinamakan kembang goyang karena cara memasaknya dengan menggoyang-goyangkan cetakan saat digoreng agar adonan terlepas. Meski digoreng, kue ini tidak menyerap banyak minyak, sehingga tetap renyah dan tidak berminyak," jelasnya.
Usaha keluarga yang dirintis sejak tahun 1996 ini terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai varian rasa dan warna untuk menarik minat konsumen, terutama generasi muda. Meski demikian, cita rasa gurih dan renyah yang menjadi ciri khasnya tetap dipertahankan.
Dalam sekali produksi, Vivi dan keluarganya mampu menghasilkan sekitar 4 kilogram kue atau setara dengan 20 bungkus. Kue kembang goyang buatannya dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp12.000 per bungkus ukuran 200 gram dan Rp7.000 untuk ukuran 80 gram.
"Kami juga membuka peluang bagi reseller. Minimal pesan 50 bungkus, harga khusus Rp11.000 per bungkus. Untuk pembelian kiloan, tersedia harga Rp50.000 per kilogram," terang wanita asli Jombang ini.
Adi Rosul salah satu pelanggan setia, mengaku selalu memesan kue kembang goyang jauh-jauh hari menjelang Lebaran. "Saya sengaja pesan sekarang agar tidak kehabisan.
Rasanya unik, perpaduan manis dan gurih yang pas, ditambah teksturnya yang renyah. Bentuknya yang cantik seperti bunga juga menarik buat suguhan tamu saat Lebaran nanti," ungkapnya.
Dengan cita rasa yang autentik, harga bersahabat, serta proses produksi yang tetap mempertahankan resep turun-temurun, kue kembang goyang khas Jombang ini membuktikan bahwa jajanan tradisional tak pernah tergerus zaman. Berminat mencicipi kelezatannya? Jangan tunggu sampai kehabisan!
Bagi Anda yang ingin memesan, dapat langsung mengunjungi rumah produksi di Jalan Sisingamangaraja Nomor 38, Dusun Jagalan, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang atau menghubungi nomor pemesanan yang tersedia. (san)
What's Your Reaction?



