ASEAN U-17 2026 Bergulir di Gresik, Polres Gresik Kerahkan Pengamanan Berlapis
Seluruh personel wajib menjalankan tugas sesuai SOP di Ring 1, 2, dan 3. Tingkatkan kewaspadaan di titik rawan serta pastikan pengawalan tim berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.
Gresik, (afederasi.com) – Denyut kompetisi sepak bola Asia Tenggara mulai terasa di Kabupaten Gresik. Gelaran ASEAN U-17 Boys Championship 2026 tak hanya menyedot perhatian publik, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kesiapan aparat dalam menjaga keamanan turnamen internasional.
Untuk memastikan seluruh pertandingan berjalan aman dan lancar, Polres Gresik menggelar apel kesiapsiagaan pengamanan di Stadion Gelora Joko Samudro, Minggu (12/04/2026).
Apel dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai bentuk komitmen pengamanan maksimal. Stadion kebanggaan warga Gresik itu menjadi pusat penyelenggaraan turnamen yang menghadirkan tim nasional muda terbaik se-Asia Tenggara selama sepekan ke depan.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan lintas sektor. Selain kepolisian, unsur TNI, tenaga kesehatan, hingga instansi perhubungan dan kelistrikan turut dikerahkan demi memastikan seluruh aspek berjalan tanpa kendala.
AKBP Ramadhan dalam arahannya menekankan pentingnya kewaspadaan penuh, meskipun laga pembuka berlangsung relatif aman.
“Seluruh personel wajib menjalankan tugas sesuai SOP di Ring 1, 2, dan 3. Tingkatkan kewaspadaan di titik rawan serta pastikan pengawalan tim berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada potensi gangguan keamanan, faktor cuaca dan kondisi lingkungan sekitar stadion juga menjadi perhatian serius dalam skema pengamanan.
Polres Gresik juga mengantisipasi lonjakan penonton, khususnya pada 13 dan 16 April saat Tim Nasional Indonesia dijadwalkan bertanding—laga yang diprediksi akan menyedot animo besar dari masyarakat.
Sebagai bagian dari pematangan strategi, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) guna menyinkronkan pola pengamanan di lapangan.
Hasilnya, dua laga pembuka Grup B berhasil berlangsung aman dan kondusif. Thailand tampil dominan usai mengalahkan Filipina dengan skor telak 5-1, sementara pertandingan Laos melawan Myanmar berjalan ketat dan berakhir tanpa gol.
Hingga akhir pertandingan pada pukul 22.00 WIB, seluruh rangkaian pengamanan hari pertama berjalan tertib dan lancar.
Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya sinergi antar aparat dan penyelenggara dalam menjaga kelancaran turnamen internasional, sekaligus memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia.(frd)
What's Your Reaction?



