2175 Warga Kediri Dapat Bantuan Pangan Non Tunai Daerah

Pemerintah Kota Kediri menyalurkan bantuan sosial non tunai kepada 2175 penerima manfaat.

09 Sep 2023 - 06:29
2175 Warga Kediri Dapat Bantuan Pangan Non Tunai Daerah
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, Jumat (8/9/2023). (foto : ist).

Kediri, (afederasi.com) - Sebanyak 2175 warga penerima manfaat se-Kota Kediri mendapat bantuan non tunai dari pemerintah setempat.

Bantuan tersebut diberikan di beberapa kecamatan. Seperti di Kecamatan Mojoroto dipusatkan di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Kota dipusatkan di Kelurahan Setonopande, dan Kecamatan Pesantren dipusatkan di Kelurahan Betet.

"Alhamdulillah kita bisa menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Kediri. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga Kota Kediri yang perlu dibantu. Jadi yang belum dapat bantuan dari pusat atau provinsi kita bantu melalui bantuan daerah ini," ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar usai menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD), Jumat (8/9/2023) kemarin. 

Mas Abu mengungkapkan bantuan pangan non tunai daerah yang diberikan ini sejumlah Rp 200 ribu setiap bulannya.

Sebelumnya bantuan sosial ini sejumlah Rp 150 ribu setiap bulannya, lalu pada tahun 2022 telah dinaikkan menjadi Rp 200 ribu.

Bantuan sosial ini diberikan untuk bulan Mei hingga Agustus. Dia berpesan, agar bantuan yang diberikan ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Saya pesan ini digunakan untuk kebutuhan jangan untuk membayar hutang ataupun membeli rokok. Pemerintah Kota Kediri akan mengadakan operasi pasar murah nanti panjenengan bisa belanja beras di situ karena lebih murah," ungkapnya.

Selain itu, Wali Kota Kediri menambahkan Pemerintah Kota Kediri juga memiliki program pelatihan. Dimana pelatihan ini menyediakan banyak bidang.

Apabila ada warga yang berusia 18-35 tahun bisa mengikuti pelatihan. Untuk syarat, para pemohon dapat datang ke kantor Dinkop UMTK atau melalui media sosial resmi. 

"Kita adakan pelatihan ini untuk warga yang sungguh-sungguh meningkatkan kemampuannya. Pelatihan ini gratis masyarakat tinggal ikuti saja tapi harus sungguh-sungguh," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Paulus Luhur Budi menjelaskan bantuan non tunai ini diserahkan melalui virtual account Bank Jatim. Untuk lebih memudahkan masyarakat dalam proses pencairan. 

"Kita dekatkan ke masyarakat. Penerima bantuan ini jadi lebih mudah tidak perlu mengantri di bank. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Terpisah, salah satu penerima manfaat, Kartiyem dari Kelurahan Bandar Lor mengaku sangat bersyukur BPNTD telah disalurkan.

Bantuan ini akan digunakannya untuk memenuhi kebutuhannya. Dimana saat ini harga beras yang menjadi kebutuhan pokok meningkat. 

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saya gunakan untuk membeli kebutuhan saya. Senang sekali bisa dibantu," ujarnya.(sya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow