Wali Kota Kediri : Regsosek Cara Paling Tepat Satukan Data

Wali Kota Kediri : Regsosek Cara Paling Tepat Satukan Data
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi Kota Kediri tahun 2022, di Grand Surya, Senin (19/9/2022) kemarin. (foto : Pemkot Kediri).

Kediri, (afederasi.com) - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyebut jika Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) merupakan cara yang tepat untuk menyatukan data yang masih tumpang tindih di lingkup Pemkot Kediri. Saat ini cara tersebut dibutuhkan mengingat satu pintu data yang dihimpun diharapkan bisa menjadi padu.

"Data di pemkot ini masih banyak yang ganda. Melalui Regsosek ini diharapkan kita akan menghasilkan satu data. Jadi nanti bantuan apapun ya datanya satu tidak lagi tumpang tindih," kata Wali Kota, Selasa (20/9/2022).

Di Kota Kediri sendiri menurut Mas Abu telah ada aplikasi yang disediakan untuk cek data yang bisa membantu mensortir data yang ada. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi pemberian bantuan yang tumpang tindih. 

"Kalau di Kota Kediri kita sudah dibantu oleh aplikasi. Kominfo sudah melakukan rekonsiliasi data. Kita tidak mau lagi ada yang tumpang tindih," imbuhnya. 

Dengan Regsosek ini, ia berharap agar bisa menghasilkan satu data. Apabila akan mengambil kebijakan untuk melakukan intervensi maka menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. Hasilnya kebijakan yang diambil pemerintah ini berdampak positif kepada masyarakat.

"Bapak Presiden telah menginstruksikan pelaksanaan pendataan awal pada tanggal 16 Agustus. InsyaAllah di bulan Juli tahun 2023 kita sudah bisa gunakan satu data dari Regsosek ini. Nantinya bantuan sosial ekonomi ataupun kebijakan yang diambil datanya ya dari Regsosek ini," harapnya.(sya/dn)