Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Siap Jadi Venue Piala AFF U-17 2026, PSSI Segera Survei
“PSSI sudah bersurat mengenai penggunaan Stadion Gelora Joko Samudro. Pada prinsipnya Gresik siap dan menyambut antusias apabila dipercaya menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026,” ujar Syaifudin Ghozali, Kadis Parekrafbudpora, Jumat (06/03/2026).
Gresik, (afederasi.com) – Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik diproyeksikan menjadi salah satu venue penyelenggaraan turnamen sepak bola kelompok umur Piala AFF U-17 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyatakan kesiapan penuh jika dipercaya menjadi tuan rumah.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, mengatakan pihaknya telah menerima surat dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait pengajuan penggunaan Stadion Gelora Joko Samudro.
“PSSI sudah bersurat mengenai penggunaan Stadion Gelora Joko Samudro. Pada prinsipnya Gresik siap dan menyambut antusias apabila dipercaya menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026,” ujarnya, Jumat (06/03/2026).
Sebagai tindak lanjut, PSSI dijadwalkan melakukan survei langsung ke Stadion Gelora Joko Samudro pada 9 hingga 11 Maret 2026. Survei tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana stadion untuk menggelar pertandingan internasional.
Dalam proses penilaian, tim PSSI akan mengecek berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang ganti pemain, tribun penonton, hingga sistem pencahayaan lapangan.
Untuk pertandingan internasional level AFF, stadion harus memenuhi standar pencahayaan minimal 1.200 lux. Ghozali optimistis Stadion Gelora Joko Samudro mampu memenuhi standar tersebut.
“Saya kira Stadion Gelora Joko Samudro sudah siap dan memenuhi kriteria standar pertandingan internasional,” jelasnya.
Menurut Ghozali, jika Gresik benar-benar dipercaya menjadi salah satu tuan rumah turnamen tersebut, hal ini akan menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus mendorong perkembangan sepak bola di kalangan generasi muda.
Selain itu, sebut Ghozali, penyelenggaraan turnamen internasional juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Event ini tentu akan berdampak pada sektor ekonomi seperti hotel, pusat perbelanjaan, hingga UMKM,” tambahnya.
Diketahui, turnamen sepak bola usia muda tingkat Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026. Jawa Timur dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki infrastruktur yang memadai.
Rencananya, pertandingan akan dipusatkan di dua stadion yang berada di wilayah berdekatan, yakni Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik.(frd)
What's Your Reaction?



