SPPG Tambakrejo 6 Salurkan Menu Kering MBG Bergizi ke TK Muslimat NU Tambakberas
Jombang, (afederasi.com) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakrejo 6 Jombang, mendistribusikan menu kering program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa TK Muslimat NU Tambakberas, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Jombang, Senin (2/3/2026). Pembagian ini merupakan bagian dari adaptasi program MBG selama bulan suci Ramadan.
Pantauan di lokasi, menu kering yang dibagikan terdiri dari roti sisir, kacang telur, pentol goreng, serta pisang cavendish. Menu ini dipilih karena memenuhi kriteria makanan tahan lama, tidak cepat basi, tidak pedas, dan aman dari risiko keracunan.
PLO Gizi SPPG Tambakrejo 6, Dewi Intan Amalia, menjelaskan bahwa menu kering menjadi solusi distribusi pangan bergizi di tengah bulan puasa.
"Hari ini kami membagikan paket kecil menu MBG kering. Roti sisir sebagai sumber karbohidrat, kacang telur sebagai protein nabati, pentol goreng sebagai protein hewani, dan pisang cavendish sebagai sumber serat dan vitamin," jelas Dewi di lokasi penyaluran.
Meski tanpa nasi, Dewi memastikan menu yang diberikan tetap mengandung nilai gizi meski dalam porsi kecil. Komposisi gizinya meliputi energi sebesar 4,42 kalori, protein 12,4 gram, lemak 19,6 gram, karbohidrat 56,7 gram, dan serat 5,1 gram.
"Memang tanpa nasi agak sulit memenuhi takaran gizi harian sesuai panduan, tapi kami tetap menjaga kualitas bahan dan keseimbangan gizinya," tambahnya.
Dewi juga menegaskan bahwa seluruh makanan diproduksi secara mandiri di dapur SPPG Tambakrejo 6 dengan standar higienis. Bahan seperti telur dan pentol dibuat sendiri dari campuran ayam, daging, dan tepung, lalu digoreng di dapur internal.
"Proses memasak sangat higienis. Kami juga melakukan pengecekan sebelum distribusi untuk memastikan makanan aman dan layak konsumsi," ujarnya.
Hari ini, sebanyak 228 siswa dari jenjang KB dan TK menerima paket MBG kering. Secara keseluruhan, SPPG Tambakrejo 6 mendistribusikan sebanyak 1.270 porsi makanan setiap harinya.
Selama sepekan berjalan, SPPG mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan teknis seperti kekurangan porsi hingga kemasan yang perlu disesuaikan dengan kondisi alergi siswa.
"Kami sudah antisipasi dengan memberi nama di setiap paket. Kalau ada siswa alergi telur, kami ganti dengan kacang. Alergi ini sangat rawan, jadi kami pantau terus setiap hari," pungkas Dewi.
Salah satu siswa, Nia, mengaku senang menerima paket makanan tersebut. Ia pun langsung memasukan kedalam tas untuk di bawa pulang. " isinya ada kacang telur, pisang,pontol goreng serta roti yang dibagikan nanti buat berbuka puasa, " terangnya.
Dengan sistem distribusi yang terus dievaluasi, SPPG Tambakrejo 6 berkomitmen menjaga kualitas gizi anak-anak selama Ramadan tanpa mengabaikan keamanan pangan.
Program MBG kering di Ramadan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional pemenuhan gizi anak yang disesuaikan dengan kondisi bulan puasa, diutamakan makanan tahan lama dan minim risiko kesehatan.(san)
What's Your Reaction?



