Isi Kekosongan Guru Mapel, Kepsek Bisa Lakukan Tes Observasi

Isi Kekosongan Guru Mapel, Kepsek Bisa Lakukan Tes Observasi
Kabid Guru, dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung, Muhamad Ardian Candra saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (erin/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung menyatakan, Kepala Sekolah (Kepsek) SD bisa lakukan tes observasi untuk pengisian guru mata pelajaran (mapel) kosong di lembaga tersebut. 

Kepala Dispendikpora Kabupaten Tulungagung, Puspita Rahardi Bintara melalui Kabid Guru, dan Tenaga Kependidikan (GTK), Muhamad Ardian Candra mengatakan dalam melakukan tes observasi tersebut, Kepsek bisa dibantu oleh pengawas dan guru senior yang ada di masing - masing lembaga. 

Berdasarkan data, di 2022 ini masih ada 130 formasi guru olahraga dan 136 formasi guru agama SD yang kosong. 

"Jadi formasi yang kosong tersebut bisa diisi melalui tes observasi tersebut," ujarnya. 

Menurut Candra banyaknya formasi kosong tersebut disebabkan karena pada tes tahun lalu formasi untuk guru agama SD dan guru olahraga SD tidak tersedia. 

Akibatnya formasi tersebut banyak yang kosong. Namun pihak sekolah untuk saat ini sudah mengisinya dengan tenaga honorer pada formasi tersebut. 

"Tes observasi nanti bisa dimanfaatkan oleh guru honorer tersebut. Saat ini mereka kan belum diangkat, nah melalui tes observasi tersebut bisa digunakan untuk dijadikan tenaga tetap," jelasnya. 

Disinggung mengenai pelaksanaan tes observasi tersebut, pria ramah ini mengatakan informasi awal terkait tes observasi oleh Kepsek seharusnya sudah harus dilakukan di Oktober ini. Namun hingga saat ini belum ada informasi lanjutan dari Kementrian terkait pelaksanaan tes observasi. 

"Jadi nanti setelah petunjuk resmi sudah ada, wewenang berada di Kepsek untuk melakukan tes observasi tersebut," tandasnya. (er/dn)