Pembangunan Pasar Wates Capai 61 Persen

Pembangunan Pasar Wates Capai 61 Persen
Pasar Wates saat proses pembangunan. (foto : isa/afederasi.com).

Kediri, (afederasi.com) - Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri menyebutkan, hingga Minggu ke-17 pengerjaan Pasar Wates telah mencapai 61,5 persen dengan deviasi waktu positif 8,6 persen.

Pembangunan yang dimulai pada bulan Juni 2022 lalu, saat ini pekerjaan tengah memasuki proses finishing kantor pasar, kamar mandi, dan mushola serta pemasangan keramik di los pasar. 

"Untuk atap los, rangka sudah dipasang semua tinggal menunggu matrial atap. Targetnya Oktober akhir sudah dikerjakan," ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, Kamis (13/10/2022). 

Untuk menjaga proses pembangunan berjalan sesuai target, Tutik mengaku monitoring dan evaluasi pengerjaan pembangunan terus dilakukan setiap pekan. Setiap pekerjaan dilakukan pengecekan kualitasnya dan begitu ada pekerjaan yang dinilai tidak sesuai perencanaan tetap diminta untuk dibongkar.

"Secara rutin monitoring dan evaluasi tetap dilakukan, kalau ada yang tidak sesuai langsung bisa diketahui," imbuhnya. 

Sementara proses pembangunan, para pedagang yang saat ini berjualan di tempatkan di penampungan pedagang sementara (TPPS). Pihak dinas berharap dengan dibangunnya Pasar Wates akan menjadikan pasar lebih aman dan nyaman kedepannya. 

"Semoga nanti bisa cepat selesai pada awal tahun dan bisa ditempati dengan lebih nyaman oleh para pedagang," jelasnya. 

Terpisah, Paryudi, seorang pedagang sayur mengungkapkan kondisi pasar lama setiap musim penghujan karena bocor, jalan untuk lewat pembeli sering becek sehingga kurang nyaman.

"Melihat bangunan pasar sekarang yang konstruksinya lebih bagus mudah-mudahan nantinya pembeli bisa lebih ramai," ucapnya.

Paryudi yang sebelumnya berdagang di los pasar meminta kedepan pedagang yang berjualan di luar pasar tetap bisa ditertibkan. Keberadaan pedagang yang berjualan di luar secara otomatis berdampak pada berkurangnya pembeli yang masuk ke dalam pasar.

"Kami cuma minta ditertibkan untuk pedagang yang ada diluar, kalau bisa nanti dimasukkan ke dalam," tandasnya. (sya/dn)