Soroti Tingginya Angka Kecelakaan, PMII Pacitan Tekankan Pentingnya PJU di JLS

21 Feb 2026 - 11:48
Soroti Tingginya Angka Kecelakaan, PMII Pacitan Tekankan Pentingnya PJU di JLS
Ketua Umum PC PMII Pacitan, Sunardi saat di temui pasca acara internal. (Foto: Feri/Afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan menyoroti tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di Jalur Lintas Selatan (JLS) dan menekankan pentingnya pembenahan penerangan jalan umum (PJU) di jalur tersebut.

Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik, bahkan masih adanya ruas jalan yang gelap saat malam hari, dinilai menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam upaya menekan angka kecelakaan. 

Kondisi tersebut semakin berisiko pada jalur dengan tikungan tajam, tanjakan, serta kontur jalan yang menurun.

Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyampaikan bahwa penerangan jalan merupakan bagian dari standar keselamatan dasar infrastruktur, bukan sekadar fasilitas pelengkap.

“JLS adalah infrastruktur strategis. Namun ketika malam hari gelap dan lampu banyak yang mati, risiko kecelakaan meningkat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, pembangunan jalan harus diiringi dengan perawatan dan pengawasan berkelanjutan, termasuk memastikan seluruh titik rawan memiliki penerangan yang memadai.

“Jangan sampai korban terus bertambah. Jalan yang baik bukan hanya yang mulus, tetapi juga yang terang dan aman dilalui,” tambahnya.

Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Pacitan, sepanjang 1 Januari hingga 31 Desember 2025 tercatat 351 kejadian kecelakaan. 

Dari jumlah tersebut, 28 orang meninggal dunia, satu orang luka berat, dan 439 orang luka ringan.

Sementara pada periode 1 Januari hingga 21 Februari 2026, terjadi 46 kecelakaan dengan tiga korban meninggal dunia, satu luka berat, dan 51 luka ringan.

PMII menilai angka tersebut menjadi alarm serius bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan jalan.

Termasuk kaitannya penerangan di Jalur Lintas Selatan, agar risiko kecelakaan dapat ditekan dan pengguna jalan merasa lebih aman, khususnya pada malam hari. (feri)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow