Selama Ramadan 1447 H, SPPG Tambakrejo 6 Salurkan Menu Kering MBG 

02 Mar 2026 - 05:34
Selama Ramadan 1447 H, SPPG Tambakrejo 6 Salurkan Menu Kering MBG 
PLO Gizi SPPG Tambakrejo 6,Yayasan Machfudhoh Aly Ubaid, Dewi Intan Amalia, saat di temui di TK Muslimat Tambakberas Jombang, Senin (02/03/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com)  – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakrejo 6 milik Yayasan Machfudhoh Aly Ubaid, terus berkomitmen menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak usia dini. Kali ini, distribusi menu kering MBG menyasar TK Muslimat NU Tambakberas, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Jombang, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk adaptasi program pemerintah di bidang pemenuhan gizi anak selama bulan puasa, di mana makanan yang dibagikan dirancang khusus agar tahan lama dan aman dikonsumsi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, menu MBG kering yang dibagikan terdiri dari roti sisir, kacang telur, pentol goreng, dan pisang cavendish. Pemilihan menu ini sesuai dengan rekomendasi selama Ramadan, yakni makanan yang tidak cepat basi, tidak pedas, dan minim risiko keracunan.

PLO Gizi SPPG Tambakrejo 6,Yayasan Machfudhoh Aly Ubaid, Dewi Intan Amalia, menjelaskan bahwa paket yang dibagikan merupakan menu kering bergizi dengan komposisi lengkap.

"Hari ini kami membagikan paket kecil menu MBG kering. Ada roti sisir sebagai sumber karbohidrat, kacang telur sebagai sumber protein, pentol goreng sebagai protein hewani, dan pisang cavendish sebagai sumber serat dan vitamin," jelas Dewi saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Meskipun tanpa nasi, Dewi memastikan bahwa paket makanan ini tetap mengandung nilai gizi yang cukup meski dalam porsi kecil.

"Memang untuk makanan kering tanpa nasi, agak sulit mencapai angka kecukupan gizi harian sesuai panduan. Tapi untuk hari ini, nutrisinya tetap terjaga dengan energi 4,42 kalori, protein 12,4 gram, lemak 19,6 gram, karbohidrat 56,7 gram, dan serat 5,1 gram," terangnya.

Dewi menambahkan bahwa seluruh proses produksi makanan dilakukan secara mandiri di dapur SPPG Tambakrejo 6 dengan standar higienitas tinggi. Telur dan pentol dibuat sendiri menggunakan bahan baku ayam, daging, dan tepung, lalu digoreng langsung di dapur internal.

"Kami sangat menjaga kualitas makanan. Proses memasaknya higienis, dan setiap makanan yang akan didistribusikan kami cek terlebih dahulu untuk memastikan aman dan layak dikonsumsi oleh anak-anak," ungkapnya.

Hari ini, sebanyak 228 siswa dari jenjang KB dan TK menerima paket MBG kering. Secara keseluruhan, SPPG Tambakrejo 6 mendistribusikan 1.270 porsi makanan setiap harinya kepada sejumlah sekolah di wilayah kerjanya.

Dalam sepekan terakhir, SPPG Tambakrejo 6 juga mencatat sejumlah tantangan, seperti kekurangan porsi dan perlunya penanganan khusus bagi siswa dengan alergi makanan.

"Kami sudah antisipasi dengan memberi nama pada setiap paket. Kalau ada siswa yang alergi telur, kami ganti dengan kacang. Kami pantau setiap hari karena alergi ini sangat rawan," pungkas Dewi.

Dengan sistem distribusi yang terus dievaluasi, SPPG Tambakrejo 6 berkomitmen menjaga kualitas gizi anak-anak selama Ramadan tanpa mengabaikan keamanan pangan.(san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow