Sambut Piala Dunia 2026, Komunitas Jersey Lamongan Pamerkan Koleksi Ikonik dari Masa ke Masa

15 Feb 2026 - 11:57
Sambut Piala Dunia 2026, Komunitas Jersey Lamongan Pamerkan Koleksi Ikonik dari Masa ke Masa
Komunitas Jersey Lamongan Pamerkan Puluhan Koleksi Jersey Negara Peserta Piala Dunia (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Demam Piala Dunia 2026 mulai merambah hingga ke daerah. Di Lamongan, Jawa Timur, para pecinta sepak bola yang tergabung dalam Komunitas Jersey Lamongan (KJLA) menggelar aksi unik dengan memamerkan ratusan koleksi jersey negara peserta turnamen empat tahunan tersebut, di Halaman Perpustakaan Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, pada Minggu, (15/2/2026).

Koleksi yang dipamerkan pun tidak main-main. Mulai dari jersey orisinal keluaran terbaru, hingga kategori retro dan replika dari era 1970-an hingga 2000-an. Pameran ini menjadi ajang nostalgia sekaligus edukasi sejarah bagi para penggila bola di Kota Soto.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah koleksi jersey retro Timnas Brasil bernomor punggung 8. Jersey tersebut merupakan replika dari kostum yang pernah dikenakan oleh gelandang serang legendaris, Socrates.

Ketua KJLA, Leik Abdulloh, mengungkapkan bahwa hobi mengoleksi ini sebenarnya sudah ditekuni banyak anggota sejak tahun 2016. Namun, wadah resmi komunitas ini baru terbentuk saat pandemi melanda.

"Kita beranggotakan seratus orang, dan memang membatasi jumlah peserta. Komunitas ini terbentuk mulai tahun 2021 dengan latar belakang profesi yang berbeda-beda, namun punya hobi yang sama, yakni mengoleksi jersey," ujar Leik kepada afederasi.com, Minggu (15/2/2026) siang.

Leik menambahkan, proses mendapatkan jersey-jersey langka ini penuh dengan perjuangan. Para anggota seringkali harus "blusukan" secara digital maupun fisik.

"Kita carinya itu kadang lewat media sosial, di Facebook hingga TikTok, tapi juga tidak menutup kemungkinan kita berburu sampai ke pasar tradisional (pasar loak)," ungkapnya.

Meski harga jersey di pasaran sangat variatif, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, para kolektor di KJLA mengaku enggan melepas koleksi mereka kepada kolektor lain. Bagi mereka, nilai sejarah dan perjuangan saat mendapatkan jersey tersebut jauh lebih berharga daripada nominal uang.

Selain koleksi negara peserta Piala Dunia, KJLA sebenarnya juga mengoleksi jersey dari berbagai kompetisi liga dalam negeri maupun liga top dunia lainnya. Namun, khusus menyambut Juni 2026, fokus pameran dialihkan pada tim-tim nasional yang akan berlaga di ajang bergengsi tersebut.

Menyongsong perhelatan akbar tersebut, KJLA juga menaruh harapan besar pada kualitas siaran televisi nasional, khususnya TVRI yang dikabarkan akan menyiarkan pertandingan tersebut.

Leik berharap masyarakat bisa menikmati tayangan dengan kualitas visual yang mumpuni. Selain itu, KJLA berencana menghidupkan euforia dengan menggelar nonton bareng (nobar) menggunakan jersey kebanggaan masing-masing.

"Harapan kami sebagai pecinta bola, TVRI bisa menyiarkan pagelaran Piala Dunia dengan kualitas yang bagus. Kami juga berterima kasih karena TVRI memperbolehkan nonton bareng bagi masyarakat secara umum," pungkas Leik. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow