Ringankan Beban Warga Jelang Lebaran, Polres Lamongan Gelar Gerakan Pangan Murah

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap ini dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Lamongan," ujar IPDA M. Hamzaid.

13 Mar 2026 - 11:58
Ringankan Beban Warga Jelang Lebaran, Polres Lamongan Gelar Gerakan Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah di Halaman Mapolres Lamongan (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Guna menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu masyarakat mendapatkan sembako terjangkau, Polres Lamongan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri di halaman Mapolres Lamongan, Jumat (13/03/2026).

Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lamongan, kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak Polri di seluruh Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri.

Pantauan di lokasi, warga sudah mulai memadati area Mapolres sejak pukul 09.00 WIB. Mereka antre dengan tertib demi mendapatkan komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar.

Beberapa komoditas yang disediakan dalam kegiatan ini meliputi beras premium seharga Rp13.000 per kilogram. Beras SPHP Rp11.400 per kilogram. Minyak goreng merek Minyak Kita Rp12.500 per liter. Gula pasir Rp14.500 per kilogram. Serta mie goreng instan Rp1.500 per bungkus.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap ini dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Lamongan," ujar IPDA M. Hamzaid.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan Pemerintah Daerah sangat krusial dalam mengontrol inflasi dan memastikan stok pangan aman di tengah masyarakat. Dengan harga yang lebih miring, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga meski permintaan menjelang lebaran biasanya melonjak.

Sejumlah warga yang hadir mengungkapkan rasa syukurnya atas agenda ini. Menurutnya, selisih harga seribu hingga dua ribu rupiah sangat berarti untuk mencukupi kebutuhan dapur lainnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan kondusif. Selain membantu secara ekonomi, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat mempererat kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan warga Lamongan. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow