Ribuan RTLH di Pacitan Mulai Ditangani, Tambahan 237 Unit Segera Dikerjakan

“Tambahan 237 unit itu terdiri dari 140 usulan Fraksi Demokrat dan 97 dari Fraksi Golkar,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

29 Apr 2026 - 06:39
Ribuan RTLH di Pacitan Mulai Ditangani, Tambahan 237 Unit Segera Dikerjakan
Kondisi salah satu rumah warga di Kabupaten Pacitan yang masih memerlukan perbaikan. (Foto: Feri/Afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Pacitan mulai menangani ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program bantuan perumahan tahun 2026, dengan 2.500 unit pada tahap awal serta tambahan 237 unit yang akan dikerjakan pada tahap berikutnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Pacitan, Heru Tunggul Widodo, mengatakan tambahan tersebut berasal dari aspirasi legislatif.

“Tambahan 237 unit itu terdiri dari 140 usulan Fraksi Demokrat dan 97 dari Fraksi Golkar,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, tambahan tersebut akan memperluas jangkauan penerima manfaat program RTLH di Pacitan.

“Harapannya semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dan memiliki rumah yang lebih layak huni,” tambahnya.

Pada tahap awal, sebanyak 2.500 unit RTLH tersebar di 99 desa di 12 kecamatan telah masuk penanganan.

Setiap penerima bantuan memperoleh Rp20 juta yang digunakan untuk pembelian material bangunan serta upah tenaga kerja.

“Bantuan ini sifatnya stimulan, jadi masyarakat juga ikut swadaya agar hasilnya maksimal,” jelasnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga memastikan standar kelayakan hunian terpenuhi, seperti kekuatan struktur, pencahayaan, ventilasi, hingga sanitasi.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) guna memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran serta sesuai standar teknis.

Hingga April 2026, progres kegiatan telah memasuki tahap pemberdayaan masyarakat, mulai dari rembug warga, pembentukan Kelompok Penerima Bantuan (KPB), penentuan tukang lokal, hingga penyusunan kebutuhan material.

Namun, dalam proses verifikasi, tercatat sebanyak 1.745 unit usulan harus diganti karena tidak memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Data yang tidak lolos verifikasi diganti agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Di sisi lain, melalui anggaran APBD, pemerintah daerah menargetkan 22 unit RTLH, dengan realisasi sementara sebanyak 18 unit. Sisanya akan dilanjutkan melalui Perubahan Anggaran (PAK).

Untuk penanganan rumah korban bencana, dari target 9 unit telah terealisasi 8 unit, sementara tiga unit lainnya direncanakan akan direhabilitasi pada perubahan anggaran.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan tenaga kerja lokal di Pacitan. (fer)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow