Purnomo Antar Pemudik Asal Lamongan yang Motornya Mogok
"Kami melihat ada warga yang kesulitan di jalan, tentu menjadi kewajiban kami untuk membantu. Kasihan ada anak kecil, apalagi cuaca dan kondisi di jalan saat mudik cukup melelahkan," ujar Ipda Purnomo saat dikonfirmasi, Rabu (25/03/2026) sore.
Lamongan, (afederasi.com) – Aksi humanis kembali ditunjukkan oleh anggota Kepolisian Resor (Polres) Lamongan di tengah keriuhan arus mudik. Ipda Purnomo, perwira polisi yang dikenal aktif dalam aksi sosial, memberikan bantuan darurat kepada satu keluarga pemudik yang terlantar akibat sepeda motor yang mereka kendarai mendadak mogok. Rabu, (25/3/2026).
Peristiwa ini terjadi di kawasan Desa Telanak, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Saat itu, Ipda Purnomo mendapati sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak kecil tampak kebingungan di pinggir jalan karena kendaraan roda dua mereka tidak lagi bisa dinyalakan.
Menyadari kondisi mesin motor yang mengalami kerusakan parah dan tidak memungkinkan untuk dipaksa berjalan, Ipda Purnomo segera mengambil langkah sigap. Mengingat keselamatan pemudik, terutama anak-anak adalah prioritas, ia memutuskan untuk mengevakuasi keluarga tersebut beserta barang bawaannya.
Tanpa ragu, Ipda Purnomo mengantarkan keluarga tersebut menggunakan kendaraan operasional kepolisian menuju rumah asal mereka yang berada di wilayah Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
"Kami melihat ada warga yang kesulitan di jalan, tentu menjadi kewajiban kami untuk membantu. Kasihan ada anak kecil, apalagi cuaca dan kondisi di jalan saat mudik cukup melelahkan," ujar Ipda Purnomo saat dikonfirmasi, Rabu (25/03/2026) sore.
Tidak hanya sekadar memberikan tumpangan hingga sampai ke depan pintu rumah, Ipda Purnomo juga menunjukkan kepedulian lebih. Secara pribadi, ia memberikan santunan berupa uang tunai kepada keluarga tersebut. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban biaya servis atau perbaikan motor yang ditinggal di bengkel terdekat.
Langkah ini diambil sebagai bentuk empati agar pemudik tersebut tetap bisa merayakan momen lebaran di kampung halaman tanpa terbebani pikiran mengenai biaya perbaikan kendaraan yang mendadak.
"Yang terpenting adalah mereka sampai di tujuan dengan selamat. Sedikit bantuan tadi semoga bisa meringankan beban untuk perbaikan motornya nanti," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?



