Polisi Ungkap Identitas Mayat Pria Bersimbah Darah di Timbangan Tebu Jombang
Jombang, (afederasi.com) – Terungkap sudah identitas pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di area timbangan tebu Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Jombang. Korban diketahui bernama Hany Prasetya Kriscahyo (37), warga Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga pada Kamis (19/3/2025) sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi tergeletak dengan luka di sejumlah bagian tubuh, terutama di kepala. Temuan menghebohkan ini langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Bareng AKP Mustoib mengungkapkan, identitas korban berhasil diketahui setelah tim kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dari hasil pendataan, korban ternyata merupakan sosok yang akrab dengan area tersebut.
"Korban atas nama Hany Prasetya Kriscahyo, 37 tahun, warga Latsari Mojowarno, yang sehari-hari sering beraktivitas memancing di sekitar lokasi," ujar AKP Mustoib kepada awak media.
Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), sebelum jasad korban ditemukan, sempat terlihat sebuah kendaraan besar masuk ke area timbangan tebu.
"Sekitar pukul 05.20 WIB, ada saksi yang melihat truk trailer masuk ke lokasi untuk berputar, sempat berhenti sejenak lalu keluar lagi," kata Mustoib.
Menariknya, saksi tidak mengetahui keberadaan korban pada saat truk tersebut masih berada di lokasi. Tak lama setelah kendaraan itu pergi, warga justru menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat milik korban. Barang-barang tersebut antara lain:
1. epeda motor Honda Repsol dengan nomor polisi S 3940 OAP
2. Kunci kontak motor
3. Sebuah tas
4. Sandal
5. Bungkus rokok
Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolsek Bareng untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, polisi memiliki dugaan sementara mengenai penyebab kematian korban. Kondisi luka di tubuh korban mengarah pada peristiwa kecelakaan lalu lintas.
"Dugaan sementara, korban ini terindikasi korban laka lantas yang kemudian dibuang ke pekarangan kosong di lokasi timbangan tebu," tegas Kapolsek.
Hipotesis ini diperkuat dengan adanya luka-luka yang diderita korban serta skenario waktu yang menunjukkan adanya kendaraan trailer yang keluar-masuk lokasi sebelum jasad ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, kasus temuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polres Jombang bersama Polsek Bareng. Tim gabungan telah melakukan olah TKP secara mendalam dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban serta mencari tahu siapa pihak yang mungkin bertanggung jawab atas peristiwa ini. (san)
What's Your Reaction?



