Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Aset Daerah untuk Dukung Koperasi Merah Putih
Banyuwangi, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam mendukung program Koperasi Merah Putih (KMP), yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Banyuwangi memfasilitasi pemanfaatan aset daerah berupa lahan untuk pembangunan kantor KMP di sejumlah wilayah.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penggunaan aset daerah tersebut bertujuan mempercepat pelaksanaan program ekonomi kerakyatan melalui penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Aset Pemkab bisa digunakan untuk pembangunan kantor Koperasi Merah Putih guna percepatan program ekonomi kerakyatan ini. Ini merupakan bentuk dukungan Pemkab terhadap program prioritas Presiden,” ujar Ipuk, Senin (5/1/2025).
Salah satu contoh konkret dukungan tersebut adalah pembangunan kantor Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karangrejo. Kantor koperasi tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkab Banyuwangi yang berada di area Kantor Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi.
Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kantor KMP Kelurahan Karangrejo dilakukan langsung oleh Bupati Ipuk bersama Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, pada 31 Desember 2025 lalu.
Ipuk mengungkapkan, selain Karangrejo, sejumlah desa dan kelurahan lain di Banyuwangi juga telah mengajukan permohonan penggunaan aset Pemkab untuk pembangunan kantor KMP.
“Saat ini sudah ada desa-desa yang mengajukan penggunaan aset Pemkab untuk pembangunan Koperasi Merah Putih,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Banyuwangi dan pemerintah desa dalam percepatan pembangunan KMP. Ia menyebutkan, groundbreaking di Karangrejo merupakan titik ke-82 pembangunan KMP yang difasilitasi Kodim bersama Pemkab dan pemerintah desa.
“Dukungan Pemkab dan desa sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Banyuwangi, terutama terkait ketersediaan lahan,” ujar Triyadi.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan hingga akhir Januari 2026 akan berdiri enam kantor Koperasi Merah Putih baru di Banyuwangi. Proses pembangunan dilakukan dengan konsep karya bakti padat karya, dengan melibatkan masyarakat sekitar.
“Selain melibatkan warga setempat, material bahan bangunan juga dibeli dari toko bangunan di sekitar lokasi koperasi. Dengan begitu, manfaat keberadaan KMP bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (ron)
What's Your Reaction?



