ODGJ Lamongan Meresahkan Akhirnya Dibawa ke RSJ Menur
"Banyak laporan masuk ke Pemerintah Desa Pandanpancur. Selain berbicara tidak pantas, yang bersangkutan juga sering keluar ke jalan raya. Ini sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun para pengguna jalan yang melintas," ujar Ipda Hamzaid saat dikonfirmasi afederasi.com. Minggu (12/4/2026) pagi.
Lamongan, (afederasi.com) – Langkah cepat diambil oleh jajaran Polsek Deket bersama Pemerintah Desa Pandanpancur dalam merespons keresahan masyarakat. Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial MF (37), akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis yang layak, Sabtu (11/4/2026).
Evakuasi yang berlangsung di Dusun Pondok, Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan ini melibatkan Bhabinkamtibmas, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat. Proses pemindahan dilakukan secara humanis meskipun sebelumnya yang bersangkutan dikenal kerap memicu keributan.
Keresahan warga bukan tanpa alasan. MF diketahui sering berkeliaran di pemukiman warga sembari melontarkan kata-kata tidak pantas dan menantang siapa pun yang ditemuinya. Tak hanya di dalam desa, MF juga kerap merambah ke warung-warung di sepanjang jalur poros nasional Lamongan–Gresik.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengungkapkan bahwa tindakan evakuasi ini merupakan bentuk respons atas laporan masyarakat yang merasa terancam dengan kehadiran MF.
"Banyak laporan masuk ke Pemerintah Desa Pandanpancur. Selain berbicara tidak pantas, yang bersangkutan juga sering keluar ke jalan raya. Ini sangat berbahaya, baik bagi dirinya sendiri maupun para pengguna jalan yang melintas," ujar Ipda Hamzaid saat dikonfirmasi afederasi.com. Minggu (12/4/2026) pagi.
Petugas memastikan bahwa selama proses evakuasi, pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. Setelah berhasil diamankan, MF langsung dirujuk ke Surabaya agar mendapatkan penanganan spesialis.
"Evakuasi berjalan lancar dan aman. Saat ini MF sudah dirujuk ke RSJ Menur Surabaya. Kami berharap dengan perawatan yang tepat, kondisi yang bersangkutan bisa stabil dan tidak lagi membahayakan lingkungan sekitar," tambahnya. (yan)
What's Your Reaction?



