Lebaran 2026: 1,14 Juta Kendaraan Diprediksi Padati Tol Jombang-Mojokerto, Puncak Arus Mudik Terjadi 23 Maret
Jombang, (afederasi.com) – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, ruas Jalan Tol Jombang-Mojokerto mengalami lonjakan signifikan jumlah kendaraan. PT Astra Infra Tol Jombang-Mojokerto memprediksi total sebanyak 1,140 juta kendaraan akan melintas di sepanjang ruas tol tersebut selama periode mudik tahun ini.
Berdasarkan data yang dihimpun di Gerbang Tol (GT) Bandarkedungmulyo, Selasa (24/3/2026), Kepala Departemen Operasional ASTRA Infra Tol Jombang-Mojokerto, Yuni Rihal, menyatakan bahwa hingga Senin (23/3/2026) lalu, trafik kendaraan yang tercatat telah mencapai 675.957 unit.
"Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 23 Maret 2026, dengan hampir 96.590 kendaraan melintas di tol Jombang-Mojokerto. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, terdapat peningkatan sebesar 8,9 persen, setara dengan sekitar 50 ribu kendaraan," terang Yuni saat ditemui di lokasi.
Yuni menjelaskan bahwa puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3/2026). Meskipun demikian, pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
"Kami lihat perkembangannya, puncak arus mudik sudah terjadi kemarin. Untuk total keseluruhan, kami perkirakan sebanyak 1,14 juta kendaraan akan melintas di jalan tol Jombang-Mojokerto hingga masa arus balik nanti," ungkapnya.
Antisipasi kepadatan lalu lintas pun telah disiapkan. Yuni menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kanit PJR Polda Jatim untuk mengatur rekayasa lalu lintas. Apabila terjadi kepadatan berlebih, himbauan akan dilakukan di sejumlah pintu masuk tol, seperti di Penompo Mojokerto, Mojokerto Barat, dan Jombang.
"Kami sudah informasikan bahwa jika kondisi di Bandarkedungmulyo mengalami kemacetan, pengguna jalan memiliki pilihan. Mereka bisa memutuskan untuk turun di mana, apakah tetap melanjutkan ke Bandarkedungmulyo dengan kondisi padat, atau mencari jalur alternatif melalui pintu keluar Jombang atau Mojokerto," pungkasnya.
Dengan prediksi tingginya volume kendaraan, pengguna jalan diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari penumpukan di titik-titik rawan kemacetan.(san)
What's Your Reaction?



