Bupati Gresik Hadirkan GUS Wisata Edukasi Digital Berbasis Sejarah dan Teknologi

25 Dec 2025 - 00:06
Bupati Gresik Hadirkan GUS Wisata Edukasi Digital Berbasis Sejarah dan Teknologi
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif saat menggambar bersama di Wisata Edukasi GUS di kecamatan Balongpanggang Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik resmi meluncurkan Gresik Universal Science (GUS) sebagai destinasi wisata edukasi digital baru yang menggabungkan teknologi modern dengan kekayaan sejarah dan budaya lokal. 

Soft launching GUS dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di kawasan Gresik Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang, Rabu (24/12/2025).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Gresik Universal Science dirancang sebagai ruang pembelajaran interaktif yang menghadirkan pengalaman edukasi secara imersif melalui teknologi digital dan visual modern.

“Hari ini kami Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan soft launching wisata edukasi digital Gresik Universal Science. Ini menjadi wisata yang sarat nilai edukasi, mulai dari digitalisasi, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati.

Menurut Gus Yani, keberadaan GUS tidak hanya bertujuan sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak dan generasi muda.

“Kami ingin anak-anak belajar sejarah dan budaya Gresik dengan cara yang menyenangkan dan modern. Edukasi tidak harus membosankan,” tuturnya.

Pemilihan lokasi GUS di Kecamatan Balongpanggang, lanjut Gus Yani, merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan wilayah, khususnya di Gresik bagian selatan.

“Lokasinya kami pilih di Balongpanggang sebagai bagian dari pemerataan pembangunan. Selain itu, GUS sudah terintegrasi dengan Trans Jatim, sehingga aksesnya mudah dan biayanya terjangkau,” jelasnya.

Gus Yani berharap, Gresik Universal Science dapat menarik kunjungan tidak hanya dari masyarakat Gresik, tetapi juga dari daerah sekitar.

“Ini menjadi wisata edukasi yang menarik untuk anak-anak, tidak hanya dari Gresik, tetapi juga dari kabupaten dan kota tetangga,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman melaporkan bahwa Gedung Gresik Universal Science dibangun menggunakan APBD murni, terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi yang dirancang tematik dan interaktif.

“Gedung GUS terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi. Seluruhnya dibangun menggunakan APBD murni dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif,” terang Washil.

Pada lantai pertama, pengunjung akan memasuki area eksplorasi awal yang dilengkapi Interactive Map Guidance sebagai panduan digital. Zona ini juga menghadirkan Zona Sejarah Gresik, Zona Makanan Khas Gresik, serta Zona Peta Kebudayaan yang menyajikan kekayaan budaya dan potensi wilayah Kabupaten Gresik secara visual dan interaktif.

Lantai kedua menyuguhkan pengalaman imersif melalui Zona Budaya Lokal (Immersive Room) yang memadukan visual, audio, dan teknologi digital. Di lantai ini juga terdapat Zona Sejarah Islam Gresik yang mengulas peran strategis Gresik dalam perkembangan Islam di Nusantara, serta Damar Kurung (Mirror Room) yang mengangkat seni khas Gresik dengan pendekatan modern.

Adapun lantai ketiga difungsikan sebagai ruang eksplorasi kreatif dan imajinatif. Pengunjung dapat menikmati Interactive Story Wall, Zona Permainan Edukatif, serta Zona Semesta Imaji yang dirancang untuk mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu generasi muda.

Rangkaian soft launching GUS juga dirangkai dengan pelantikan 67 Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik Periode 2025–2030 yang berasal dari perwakilan 18 kecamatan. Dalam pelantikan tersebut, Satya Pradika resmi ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik.

Dalam kesempatan itu, Gus Yani menegaskan bahwa keterlibatan Karang Taruna dalam pengelolaan GUS merupakan bentuk nyata kepercayaan dan pemberdayaan pemuda.

“Kami libatkan Karang Taruna dalam operasional GUS sebagai ruang aktualisasi pemuda. Ini bukan hanya wisata, tetapi juga wadah pembelajaran dan pemberdayaan generasi muda,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Gresik berharap, kehadiran Gresik Universal Science dapat menjadi ikon baru wisata edukasi berbasis digital, sekaligus mendorong keberlanjutan pariwisata, literasi sejarah, dan penguatan peran pemuda di Kabupaten Gresik.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow