Jaga Kondusivitas Ramadan, Polisi Militer Lamongan Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi

24 Feb 2026 - 13:34
Jaga Kondusivitas Ramadan, Polisi Militer Lamongan Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi
Sub Detasemen Polisi Militer V/ 2-3 Lamongan bersama Petugas saat Menyisir Sejumlah Warung di Kawasan Kota Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Guna memastikan keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan, Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) V/2-3 Lamongan mengintensifkan patroli malam melalui Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi, Senin (23/2/2026) malam.

Langkah preventif ini menyasar penegakan hukum bagi prajurit TNI maupun potensi pelanggaran yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat di wilayah hukum Lamongan.

Dalam melancarkan operasi tersebut, Sub Denpom V/2-3 tidak bergerak sendiri. Personel gabungan dikerahkan dengan menggandeng Provos Kodim 0812 Lamongan, Propam Polres Lamongan, hingga Satpol PP setempat. Tim menyisir sejumlah titik strategis dan tempat umum secara acak untuk memantau situasi di lapangan.

Komandan Sub Denpom V/2-3 Lamongan, Kapten Cpm Asrul Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diprioritaskan untuk menjaga disiplin, terutama di tengah kekhusyukan bulan Ramadan.

“Kegiatan pada malam hari ini merupakan agenda rutin Polisi Militer dalam rangka penegakan disiplin dan ketertiban, khususnya di wilayah Lamongan,” ujar Kapten Cpm Asrul Anwar.

Perwira yang baru menjabat selama tiga bulan tersebut menegaskan, patroli gabungan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi warga Lamongan agar dapat menjalankan ibadah dan aktivitas harian tanpa gangguan.

“Tujuan kami adalah menciptakan wilayah Lamongan yang kondusif, aman, dan tenteram, sehingga masyarakat dapat menikmati kehidupan sehari-hari dengan rasa nyaman,” imbuhnya.

Selain menyasar kedisiplinan prajurit, Kapten Asrul juga memberikan pesan edukatif kepada masyarakat luas. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan sebuah kota tidak hanya bergantung pada intensitas patroli petugas, melainkan juga pada kesadaran masing-masing individu untuk patuh hukum.

“Kalau diri sendiri tidak mau tertib, maka seintensif apa pun patroli dan penegakan hukum yang dilakukan tidak akan maksimal. Kesadaran dari masing-masing individu sangat penting untuk menjaga keamanan kota Lamongan,” tegas Kapten Asrul.

Operasi ini diharapkan mampu meminimalisir angka pelanggaran hukum dan memastikan suasana Ramadan di Kabupaten Lamongan tetap harmonis serta jauh dari tindakan kriminalitas maupun pelanggaran disiplin lainnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow