Jaga Daya Beli Warga, GPM Hadirkan Beras SPHP hingga Minyak Goreng Harga Murah

13 Feb 2026 - 15:27
Jaga Daya Beli Warga, GPM Hadirkan Beras SPHP hingga Minyak Goreng Harga Murah
Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat meninjau langsung Geralam Panhan Murah di Alun-Alun Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan stabilitas harga dan keamanan pasokan pangan jelang Ramadan melalui partisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional. Kegiatan yang digelar di Pendopo Alun-Alun ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stok pangan tetap aman di wilayah Gresik.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (13/02/2026) ini dihadiri langsung Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif sebagai representasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Secara nasional, Gerakan Pangan Murah dibuka secara daring oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menegaskan seluruh pelaku usaha pangan wajib mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tidak diperbolehkan menaikkan harga di atas ketentuan pemerintah.

Ia mengungkapkan, stok beras nasional saat ini mencapai 3,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah untuk periode Februari. Pemerintah juga menyiapkan 1,5 juta ton beras SPHP dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram serta 700 ribu ton minyak goreng dengan harga maksimal Rp15.700 per liter.

Penindakan tegas akan dilakukan terhadap pelanggaran sesuai instruksi pemerintah pusat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wabup Asluchul Alif menegaskan pemerintah daerah siap memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok.

Dalam kegiatan GPM di Gresik, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP disediakan sebanyak 2,5 ton dengan harga Rp11.000 per kilogram, beras premium 500 kilogram seharga Rp14.000 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita 360 liter dengan harga Rp15.000 per liter.

Selain itu, tersedia gula pasir premium 80 kilogram seharga Rp16.000 per kilogram dan gula pasir PG Kremboong 450 kilogram dengan harga Rp15.000 per kilogram. Untuk komoditas hortikultura, bawang merah dijual Rp15.000 per 500 gram, bawang putih kating Rp13.000 per 500 gram, cabai rawit merah Rp7.000 per ons, serta cabai merah besar Rp5.000 per 2,5 ons. Telur ayam ras juga disiapkan sebanyak 60 pack dengan harga Rp24.000 per pack.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga mengaku terbantu dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, khususnya menjelang bulan puasa yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok.

Tak hanya fokus pada keterjangkauan harga, kegiatan ini juga menghadirkan mobil Laboratorium Keliling Pengawasan Keamanan Pangan. 

Fasilitas ini memungkinkan pemeriksaan kandungan bahan pangan secara langsung di lokasi, sehingga produk yang dijual dipastikan tidak hanya murah, tetapi juga aman dan layak konsumsi bagi masyarakat.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow