Eskalator Masjid Agung Gresik Mudahkan Ibadah Jamaah Lansia dan Disabilitas

13 Feb 2026 - 15:20
Eskalator Masjid Agung Gresik Mudahkan Ibadah Jamaah Lansia dan Disabilitas
Asisten I Sekda Gresik Suprapto bersama Pengurus Masjid dan perwakilan Forkopimda Gresik saat pemotongan pita menandai operasional fasilitas eskalator Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)
Eskalator Masjid Agung Gresik Mudahkan Ibadah Jamaah Lansia dan Disabilitas

Gresik, (afederasi.com) – Suasana religius menyelimuti peringatan Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539 dan HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik. Di tengah lantunan doa dan istighosah yang menggema khusyuk, pemerintah daerah meresmikan fasilitas eskalator baru di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim sebagai upaya meningkatkan kenyamanan akses ibadah, khususnya bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Fasilitas eskalator yang dibangun melalui APBD 2026 senilai Rp2,6 miliar tersebut diresmikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Suprapto, mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang tengah menjalankan tugas dinas di Jakarta, Jumat (13/02/2026). Peresmian ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan istighosah dan doa bersama menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Menurut Suprapto, keberadaan eskalator menjadi kebutuhan mendesak melihat karakteristik jamaah Masjid Agung yang sangat beragam, mulai dari lansia, ibu hamil hingga masyarakat dengan kebutuhan khusus.

“Kami melihat kebutuhan ini sudah sangat urgen. Eskalator ini hadir untuk mempermudah lansia, ibu hamil, dan masyarakat berkebutuhan khusus agar lebih mudah mencapai lantai atas masjid untuk beribadah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemasangan eskalator naik dan turun ditempatkan di sisi kanan bangunan utama masjid agar lebih aman dan nyaman digunakan, terutama oleh jamaah usia lanjut.

“Masjid Agung Gresik sering menjadi pusat kegiatan keagamaan berskala besar, mulai dari salat berjamaah, pengajian akbar hingga peringatan hari besar Islam. Eskalator ini bagian dari transformasi layanan masjid agar lebih ramah, inklusif, dan modern,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menyampaikan bahwa pemasangan eskalator menjadi bagian dari pengembangan fasilitas masjid agar semakin representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

“Selain di Masjid Agung Gresik, rencana pemasangan eskalator juga akan dilakukan di Masjid KH Robach Ma'shum Islamic Center Balongpanggang. Harapannya fasilitas ini bisa meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus mendukung aktivitas keagamaan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat ikut merawat fasilitas ini. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat edukasi dan kegiatan sosial masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Masjid Agung Gresik, Akhmad Jazuli, menegaskan bahwa eskalator memang diprioritaskan untuk membantu jamaah lansia dan disabilitas saat beribadah.

“Fasilitas ini kami siapkan terutama untuk memudahkan para lansia. Namun anak-anak santri TPQ juga boleh menggunakan, dengan catatan harus didampingi orang tua demi keamanan,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas layanan, pengurus masjid juga telah menyiapkan tim khusus pemeliharaan.

“Kami sudah membentuk tim yang mendapat pelatihan operasional dan perawatan. Jadi jika ada kendala bisa segera ditangani,” jelasnya.

Memasuki Ramadan tahun ini, pengurus masjid memilih fokus pada peningkatan pelayanan dan perawatan fasilitas. Meski tidak menggelar Ramadan Festival seperti tahun sebelumnya, berbagai kegiatan ibadah tetap berjalan optimal.

“Selama Ramadan kami tetap menyediakan takjil dan paket berbuka puasa sekitar 500 bungkus nasi setiap hari. Untuk tarawih, kami mengusung konsep bacaan satu juz agar jamaah bisa merasakan nuansa ibadah seperti di Tanah Suci,” pungkas Jazuli.

Keberadaan eskalator ini diharapkan semakin memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar Islam sekaligus ruang pelayanan umat yang nyaman, inklusif, dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow