SMPN 4 Jombang Ramaikan Grebeg Apem dan Kirab Budaya Warnai Jelang Ramadan

12 Feb 2026 - 16:33
SMPN 4 Jombang Ramaikan Grebeg Apem dan Kirab Budaya Warnai Jelang Ramadan
Gunungan apem yang akan diarak keliling kampung Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang Jawa Timur, Kamis (12/02/2026). (Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, afederasi.com – Ratusan siswa SMP Negeri 4 Jombang mengikuti Kirab Keliling dan Grebeg Apem dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kamis (12/2/2026).

Tradisi tahunan ini menjadi wujud nyata pelestarian budaya lokal sekaligus membangun kebersamaan antara sekolah dan masyarakat sekitar.

Mengenakan busana adat Jawa lengkap dengan jarik dan blangkon, para siswa mengarak gunungan apem mengitari kampung di lingkungan sekolah, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prasetyo, bersama jajaran guru dan tenaga pendidik.

Satu gunungan besar hasil karya siswa dan guru, ditambah puluhan gunungan kecil buatan masing-masing kelas, diarak estafet sebelum akhirnya diperebutkan warga dan peserta expo di halaman sekolah. 

Momen grebeg tersebut menyedot perhatian warga yang sejak pagi telah menanti di sepanjang jalur kirab.

Kepala Sekolah SMPN 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prasetyo menjelaskan bahwa Grebeg Apem bukan sekadar ritual tahunan, melainkan media edukasi spiritual dan sosial bagi siswa.

“Kegiatan ini bertujuan membawa anak-anak ke dalam suasana batin menyambut Ramadan. Harapannya, kekuatan spiritual mereka lebih siap menjalani ibadah puasa. 

Apem yang diperebutkan bukan hanya dinikmati siswa, tetapi juga masyarakat. Inilah wujud kebersamaan sekolah dengan lingkungan sekitar,” ungkapnya sebelum kirab dimulai.

Agus mengatakan untuk proses pembuatan apem melibatkan siswa dan guru sejak pagi buta. Pada malam sebelumnya, guru-guru melakukan pengepakan tanpa melibatkan siswa guna menjaga keamanan dan kelancaran acara keesokan harinya.

Tak hanya kirab dan grebeg, SMPN 4 Jombang juga menggelar expo yang menampilkan berbagai hasil karya dan kegiatan ekstrakurikuler. Panggung hiburan di lapangan basket sekolah diisi penampilan musik, tari tradisional, hingga teatrikal bertema Ramadan.

Sementara itu Siswi SMPN 4 Jombang, Jagaddhita Okalina Cetta, atau akrab disapa Dita, mengaku bangga terlibat langsung dalam pelestarian budaya.

“Saya sangat senang bisa ikut serta. Selain mengenal lebih dekat kue tradisional seperti apem, acara ini juga mengajarkan pentingnya menjaga warisan budaya dan mempererat hubungan dengan teman, guru, serta warga,” ujarnya penuh semangat.

Dita menambahkan, tradisi ini menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus mempersiapkan mental dan batin menyambut bulan penuh berkah.

Grebeg Apem telah menjadi ikon budaya SMPN 4 Jombang setiap menjelang Ramadan. Sekolah berkomitmen menjadikan tradisi ini sebagai agenda tetap dalam kalender pendidikan berbasis kearifan lokal.

Dengan keterlibatan aktif siswa, guru, dan masyarakat, tradisi ini tidak hanya memperkuat karakter dan jati diri generasi muda, tetapi juga menegaskan bahwa nilai-nilai budaya dapat berjalan selaras dengan kemajuan zaman. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow