LKS Dikmen Gresik 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi dan Kreativitas Siswa Menuju Dunia Kerja

10 Feb 2026 - 17:31
LKS Dikmen Gresik 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi dan Kreativitas Siswa Menuju Dunia Kerja
Kepala Cabdin Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi saat meninjau LKS di SMK As'saadah Bungah Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah tingkat SMA/SMK/MA dan MAK Kabupaten Gresik Tahun 2026 resmi dibuka di SMK As’saadah Bungah, Selasa (10/02/2026). Ajang ini menjadi wadah pengembangan kompetensi sekaligus penguatan sinergi dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Sebanyak 260 siswa dari 63 sekolah mengikuti kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 10 hingga 11 Februari 2026. Para peserta didampingi 188 guru pendamping dan berkompetisi dalam 44 bidang lomba yang tersebar di 25 sekolah lokasi pelaksanaan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, menyampaikan bahwa LKS tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi lebih pada proses pembelajaran, pengalaman, serta sinergi antar lembaga pendidikan.

“Ini bukan bicara siapa yang menang atau kalah. LKS adalah bentuk sinergitas, kerja bersama, dan pengalaman berharga bagi siswa. Pengalaman ini sangat penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Eko menegaskan, LKS juga menjadi upaya mendorong sekolah agar mampu menyelaraskan sistem pendidikan dengan kebutuhan dunia industri. 

Menurutnya, pendidikan yang terintegrasi dengan kawasan industri akan memberikan dampak positif terhadap kesiapan kerja siswa.

“Kita ingin menyinergikan kawasan industri dengan sekolah. Dengan begitu, paradigma pendidikan akan jauh lebih baik untuk anak didik kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa LKS bertujuan mengukur kompetensi, kreativitas, serta daya saing siswa sesuai kebutuhan dunia kerja. Selain itu, ajang ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kompetitif sekaligus profesionalisme sejak dini.

“LKS menjadi ajang efektif untuk memotivasi siswa agar siap menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Ali Faiq, menilai LKS memiliki peran strategis dalam pengembangan kapasitas siswa dan institusi pendidikan.

Menurut Ali Faiq, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun jejaring antar siswa dan sekolah, sekaligus media pembelajaran yang efektif.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dengan cakupan peserta yang lebih luas, kolaborasi antar sekolah semakin kuat, serta mampu mendorong peningkatan prestasi siswa di Kabupaten Gresik. Harapannya, dunia industri juga semakin tertarik untuk terlibat,” ujarnya.

LKS Pendidikan Menengah Kabupaten Gresik 2026 dipusatkan di 25 sekolah yang menjadi lokasi lomba dan diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow