Kapok Sahli Pangdam V Brawijaya Cek Pembangunan Gerai dan Pergudangan KDKMP di Lamongan

11 Feb 2026 - 11:26
Kapok Sahli Pangdam V Brawijaya Cek Pembangunan Gerai dan Pergudangan KDKMP di Lamongan
Kapok Sahli Pangdam V Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, Mengecek Langsung Pembangunan Gerai dan Pergudangan KDKMP di Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi di tingkat desa terus dipacu. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam V Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, saat meninjau progres pembangunan Gerai dan Pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sukorejo, Lamongan, Rabu (11/02/2026).

Didampingi jajaran Kodim 0812 Lamongan, jenderal bintang satu tersebut turun langsung mengecek kualitas material dan kesesuaian target waktu pengerjaan. Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi pangan sekaligus motor penggerak ekonomi bagi warga lokal.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto menegaskan bahwa pembangunan KDKMP merupakan langkah strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi dari akar rumput. Ia meminta sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat tetap terjaga solid.

"KDKMP ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kemandirian pangan dan ekonomi warga. Kami ingin memastikan pembangunannya berjalan sesuai spesifikasi dan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat Sukorejo," ujar Brigjen TNI Singgih di sela-sela pengecekan lokasi.

Sementara itu, Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan pengawalan ketat terhadap setiap tahapan proyek. Hal ini dilakukan guna menjamin fasilitas yang dibangun memiliki standar keamanan dan fungsi yang optimal.

"Sesuai arahan pimpinan, kami di kewilayahan berkomitmen penuh untuk memonitor setiap tahapan pembangunan KDKMP ini. Kami berharap fasilitas ini nantinya menjadi motor penggerak ekonomi bagi petani dan warga lokal," tegas Mayor Arh Moh. Ngateno.

Selama berada di lokasi, rombongan melakukan pengecekan mendalam terhadap beberapa poin penting, mulai dari kualitas material untuk memastikan bahan bangunan sesuai standar keamanan, hingga sinkronisasi estimasi waktu agar proyek selesai tepat pada waktunya.

Selain itu, aspek tata ruang gedung juga tak luput dari peninjauan guna memastikan fungsinya sebagai pusat distribusi pangan dan koordinasi koperasi dapat berjalan optimal. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow