Alfamart di Ringinpitu Tulungagung Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp92 Juta

Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) menyasar sebuah toko swalayan Alfamart di Dusun Ringinputih, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. "Berdasarkan audit sementara dari pihak pengelola toko, total kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp92.610.632," urai Iptu Nanang

11 Feb 2026 - 12:37
Alfamart di Ringinpitu Tulungagung Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp92 Juta
Anggota kepolisian Polres Tulungagung tengah melakukan olah TKP pecurian dengan pemberatan (curat) di Alfamart Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) menyasar sebuah toko swalayan Alfamart di Dusun Ringinputih, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Pelaku yang diduga masuk dengan cara melubangi tembok toko tersebut berhasil menggasak ribuan barang dagangan hingga menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Mardiyanto, mengonfirmasi adanya laporan tindak pidana pencurian tersebut. Menurutnya, peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa pagi (10/2/2026) saat karyawan hendak memulai operasional toko.

"Benar, kami telah menerima laporan terkait pencurian di Alfamart Ringinpitu. Kejadian baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh karyawan toko yang bertugas membuka sif pagi," ujar Iptu Nanang ketika dikonfirmasi awak media, Rabu (11/2/2026).

Kejadian bermula saat saksi, Feri (25), tiba di lokasi untuk membuka toko. Begitu pintu dibuka, saksi terkejut melihat kondisi etalase di dalam toko sudah dalam keadaan acak-acakan.

Curiga dengan kondisi tersebut, saksi segera melakukan pengecekan ke area gudang. Di sana, ia mendapati perangkat Digital Video Recorder (DVR) CCTV telah hilang. Tak hanya itu, saksi menemukan sebuah lubang di tembok bagian belakang toko yang diduga kuat menjadi akses masuk dan keluar para pelaku.

"Pelaku diduga cukup lihai karena turut mengambil DVR CCTV untuk menghilangkan jejak digital aksi mereka. Modus operandinya adalah dengan menjebol tembok belakang," tambah Iptu Nanang.

Setelah dilakukan pendataan bersama rekan kerja lainnya, yakni Chusnul dan Yeni, diketahui sebanyak 2.719 jenis barang telah raib dari rak display maupun gudang penyimpanan. Seperti berbagai merk rokok dan rokok elektrik (Pod), produk kosmetik dan susu bayi, minuman ringan, obat-obatan, serta aneka biskuit.

"Berdasarkan audit sementara dari pihak pengelola toko, total kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp92.610.632," urai Iptu Nanang.

Saat ini, tim Satreskrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Kedungwaru tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Status terlapor saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mencari bukti-bukti pendukung lainnya di sekitar lokasi kejadian," pungkas Iptu Nanang.(dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow