Panen Raya Jagung di Watulimo, Polres Trenggalek Dorong Anak Muda Garap Potensi Pertanian
Menurut AKBP Ridwan Maliki kontribusi para petani menjadi fondasi penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Trenggalek, (afederasi.com) – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polres Trenggalek. Hal itu tercermin dalam kehadiran Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, pada panen raya jagung kuartal I yang digelar di dua desa sekaligus, yakni Desa Watuagung dan Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan panen raya tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Trenggalek, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta kelompok petani setempat dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah, khususnya pada komoditas jagung.
AKBP Ridwan Maliki menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, kontribusi para petani menjadi fondasi penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani dan seluruh pihak yang telah mendukung program ketahanan pangan. Ini adalah wujud nyata kontribusi Trenggalek untuk Indonesia,” ujar Ridwan.
Ia mengungkapkan, hasil panen jagung kali ini tergolong menggembirakan. Dari total lahan seluas sekitar tujuh hektare, produksi jagung diperkirakan mencapai 35 hingga 40 ton, bahkan berpotensi lebih.
Melimpahnya hasil panen tersebut diharapkan mampu menopang ketersediaan bahan baku pakan ternak. Dengan demikian, kebutuhan gizi hewani dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah.
Tak hanya menyoroti capaian sektor pertanian, Kapolres juga mengajak generasi muda di Trenggalek untuk mulai melirik dunia pertanian sebagai profesi yang menjanjikan. Ia menilai kondisi geografis Kabupaten Trenggalek yang subur menjadi modal besar untuk mengembangkan berbagai komoditas pertanian dan peternakan.
“Sudah saatnya pertanian menjadi sektor yang menarik bagi generasi muda. Jika dikelola secara modern, didukung etos kerja yang baik, sektor ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan prospek cerah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ridwan juga memanfaatkan dialog dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sejumlah isu mencuat, mulai dari distribusi pupuk, tren kejahatan terkini, potensi kerawanan menjelang bulan Ramadan, hingga perlunya peningkatan intensitas patroli di wilayah Watulimo.
Rangkaian kunjungan Kapolres Trenggalek di Kecamatan Watulimo ditutup dengan kegiatan penanaman bibit pohon kelapa di halaman belakang Mapolsek Watulimo, yang diikuti seluruh personel sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sektor pertanian.(pb/dn)
What's Your Reaction?



