Groundbreaking Serentak SPPG Polri, Gresik Jadi Bagian Penguatan Gizi Nasional
Gresik, (afederasi.com) – Langkah besar penguatan gizi nasional kembali ditegaskan melalui groundbreaking serentak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Momentum nasional ini sekaligus menandai peresmian SPPG Bedilan yang digagas jajaran Polres Gresik sebagai bagian dukungan nyata menuju visi Indonesia Emas 2045.
Peresmian yang digelar Jumat (13/2/2026) ini menjadi tonggak penting penguatan layanan gizi masyarakat di wilayah Gresik. Kehadiran dapur gizi SPPG tidak hanya menjadi fasilitas produksi makanan, tetapi juga simbol sinergi lintas sektor antara pemerintah, kepolisian, tenaga kesehatan, serta masyarakat.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa program ini menjadi langkah konkret dalam memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi secara merata, terutama bagi kelompok rentan.
“Program ini bukan sekadar bantuan pangan. Ini investasi masa depan. Kita ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, ibu hamil dan menyusui terpenuhi gizinya, sehingga tercipta generasi unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
SPPG Bedilan menjadi salah satu titik strategis pelayanan gizi di Gresik. Saat ini, layanan diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi dapur gizi.
Perwakilan mitra SPPG menegaskan bahwa dapur gizi Kemala Bhayangkari bukan sekadar fasilitas distribusi makanan, tetapi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan gizi nasional.
“Ini bentuk sinergi nyata. Pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat bergerak bersama memastikan pelayanan gizi benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan menyebut pengembangan SPPG terus diperluas.
Saat ini beberapa titik telah beroperasi, sementara lokasi tambahan masih dalam tahap pembangunan untuk memperluas jangkauan layanan.
“Program ini bukti komitmen bersama dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” tuturnya.
Polres Gresik juga menyiapkan pengembangan layanan tambahan melalui SPPG di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik sebagai upaya memperluas cakupan penerima manfaat.
Seluruh kesiapan operasional, mulai dari personel, peralatan dapur, hingga sistem distribusi makanan, telah dipersiapkan secara matang.
Bahkan, pemanfaatan aset Polri maupun skema pinjam pakai lahan desa dilakukan sebagai bentuk optimalisasi sumber daya untuk kepentingan masyarakat luas.
Program SPPG diharapkan menjadi solusi konkret dalam pencegahan dan penanganan kekurangan gizi. Dengan layanan yang semakin luas dan terstruktur, kebutuhan gizi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan peninjauan langsung dapur gizi guna memastikan alur produksi dan distribusi berjalan optimal.
Kegiatan kemudian ditutup dengan mengikuti arahan Presiden melalui Zoom Meeting secara nasional, menandai dimulainya pembangunan infrastruktur pendukung gizi di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.(frd)
What's Your Reaction?



