Gerai Z-IFTHAR Ramadan Dibuka, Bupati Blitar Dorong Zakat Produktif dan UMKM Naik Kelas

23 Feb 2026 - 16:12
Gerai Z-IFTHAR Ramadan Dibuka, Bupati Blitar Dorong Zakat Produktif dan UMKM Naik Kelas
Bupati Blitar Rijanto (bawa mik) ketika memberikan sambutan. (Anang/afederasi.com) 

Blitar, (afederasi.com) - Ramadan 1447 Hijriah di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, dibuka dengan langkah yang tak sekadar seremonial. Bupati Blitar Rijanto meresmikan Program Gerai Z-IFTHAR Ramadan 1447 H Tahun 2026 di halaman Masjid Al Fataa, Senin (23/2/2026), dalam suasana yang khidmat sekaligus semarak. Kegiatan itu menjadi penanda kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan warga dalam menghidupkan bulan suci melalui agenda sosial-ekonomi.

Di hadapan jajaran asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam Selopuro, Pelaksana Tugas Ketua Baznas Kabupaten Blitar, para ulama, takmir masjid, kepala desa, hingga pelaku UMKM, Bupati Blitar menekankan bahwa Ramadan bukan hanya ruang ibadah personal, melainkan juga momentum membangun solidaritas. Kehadiran berbagai elemen masyarakat memperlihatkan dukungan kolektif atas program yang digagas Baznas tersebut.

Bupati Blitar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas Kabupaten Blitar yang menghadirkan Gerai Z-IFTHAR sebagai bagian dari Bazar Ramadan. Ia menilai kegiatan itu bukan agenda rutin belaka, melainkan wujud konkret sinergi untuk mengelola potensi zakat, infak, dan sedekah secara lebih berdampak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, saya menyampaikan selamat atas terselenggaranya Gerai Z-IFTHAR ini. Semoga memberi manfaat luas bagi masyarakat dan menyemarakkan Ramadan dengan kegiatan produktif,” ujar Bupati Blitar di hadapan undangan dan jamaah.

Menurut Bupati Blitar, Gerai Z-IFTHAR memikul peran strategis dalam memperkuat nilai sosial sekaligus ekonomi. Selain menjadi ruang berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah, program tersebut membuka peluang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Lebih jauh, Bupati Blitar menggarisbawahi pentingnya tata kelola zakat yang profesional dan transparan. Ia menyampaikan penghargaan kepada Baznas Kabupaten Blitar yang dinilainya mampu mengelola dana umat secara tepat sasaran sehingga menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui Gerai Z-IFTHAR, kita melihat zakat tidak berhenti pada konsumsi sesaat, tetapi diarahkan menjadi instrumen produktif yang memberdayakan,” kata Bupati Blitar, menegaskan orientasi jangka panjang pengelolaan dana sosial keagamaan.

Tak hanya kepada Baznas, Bupati Blitar juga menyampaikan terima kasih kepada pelaku UMKM, donatur, dan relawan yang terlibat. Ia menilai semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan tersebut menjadi modal sosial penting dalam membangun kemandirian ekonomi warga Desa Mronjo dan wilayah sekitarnya.

Dalam konteks kebijakan daerah, Bupati Blitar menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Berbagai program pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran akan terus diupayakan agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui bazar Ramadan itu, Bupati Blitar melihat adanya ruang promosi yang konkret bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jejaring usaha. Ia menyebut langkah tersebut selaras dengan strategi pembangunan daerah yang bertumpu pada sektor riil dan ekonomi rakyat.

Ke depan, Bupati Blitar berharap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah makin diarahkan pada program produktif yang berorientasi pada kemandirian. Dana umat, menurut dia, harus menjadi salah satu instrumen efektif dalam menekan angka kemiskinan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan kolaborasi pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat, Bupati Blitar optimistis Gerai Z-IFTHAR dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Ia berharap UMKM Kabupaten Blitar semakin kreatif, inovatif, dan naik kelas.

Menutup rangkaian sambutannya, Bupati Blitar berdoa agar kegiatan tersebut menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan memperkokoh ekonomi kerakyatan di Kabupaten Blitar. (Adv/Kmf) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow