Edukasi Tertib Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jatim Sapa Warga Trenggalek di Hutan Kota

Ditlantas Polda Jatim menggelar program Polantas Menyapa di Hutan Kota Trenggalek untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

25 May 2026 - 19:26
Edukasi Tertib Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jatim Sapa Warga Trenggalek di Hutan Kota
Petugas saat memberikan edukasi tertib berlalu lintas di area Hutan Kota (Huko) Trenggalek (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menggelar program "Polantas Menyapa" di area Hutan Kota (Huko) Trenggalek, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Sosialisasi ini menyasar lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat, petani, pedagang, hingga pengemudi ojek pangkalan. Mereka tampak antusias menyimak materi pembinaan yang disampaikan langsung oleh jajaran kepolisian.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, mewakili Kapolres AKBP Ridwan Maliki, menyatakan bahwa program ini menjadi langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan di jalan raya.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan mengikuti acara ini hingga selesai," ujar AKP Sony.

Kanit Standar Cegah Tindak Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim, AKP Yulita Rakhmawati, menjelaskan bahwa kegiatan di Trenggalek merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi di wilayah Mataraman, termasuk Ponorogo, Pacitan, dan Magetan. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan budaya tertib berkendara.

"Kami melihat masyarakat Trenggalek sudah cukup tertib, seperti penggunaan helm dan kepatuhan terhadap lampu lalu lintas. Hal positif ini harus terus ditingkatkan," kata AKP Yulita.

Melalui program ini, Polri berharap hubungan antara petugas dan masyarakat semakin erat. Selain itu, kesadaran individu menjadi poin utama agar aturan lalu lintas tetap ditaati meskipun tidak ada petugas yang berjaga di lapangan.

"Kesadaran harus dimulai dari diri sendiri. Ada atau tidak ada petugas, aturan lalu lintas harus tetap dipatuhi demi keselamatan bersama," tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan imbauan agar masyarakat tetap menjadi pelopor keselamatan untuk menekan angka kecelakaan di Kabupaten Trenggalek.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow