Ditinggal Ayahnya Beli Galon di Toko Madura, Balita di Lamongan Terkunci di Dalam Mobil
Peristiwa ini bermula ketika sang pelapor, Reisya Nur Huda (31), warga Desa Sukomulyo, berhenti untuk membeli air galon di toko tersebut sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, sang anak ditinggalkan di dalam mobil. Namun naas, pintu mobil tiba-tiba terkunci dari dalam, sementara kunci kendaraan masih berada di dalam kabin.
Lamongan, (afederasi.com) – Ketegangan menyelimuti kawasan Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Toko Madura, Kecamatan Lamongan, pada Jumat (27/3/2026) malam. Seorang balita dilaporkan terjebak di dalam mobil Toyota Avanza Veloz setelah sistem pengunci pintu mendadak aktif otomatis saat orang tuanya sedang beraktivitas di luar kendaraan.
Peristiwa ini bermula ketika sang pelapor, Reisya Nur Huda (31), warga Desa Sukomulyo, berhenti untuk membeli air galon di toko tersebut sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, sang anak ditinggalkan di dalam mobil. Namun naas, pintu mobil tiba-tiba terkunci dari dalam, sementara kunci kendaraan masih berada di dalam kabin.
Panik dengan kondisi sang buah hati, Reisya segera mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran Korwil Lamongan yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian untuk meminta pertolongan darurat.
Merespons laporan tersebut, tim Damkar Korwil Lamongan langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan penyelamatan.
Koordinator Wilayah (Korwil) Damkar Lamongan, Suwanto, mengonfirmasi bahwa anggotanya menggunakan teknik khusus untuk membuka pintu mobil tanpa harus memecahkan kaca.
"Setelah menerima laporan darurat non-kebakaran, anggota kami langsung meluncur ke Jalan Pahlawan. Untuk meminimalisir kerusakan pada kendaraan korban, petugas menggunakan alat bantu berupa papan penggaris tipis untuk menjangkau tuas pengunci dari celah kaca," ujar Suwanto saat dikonfirmasi afederasi.com, Sabtu (28/3/2026) pagi.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, proses evakuasi hanya memakan waktu sekitar 11 menit. Tepat pada pukul 19.15 WIB, pintu mobil berhasil dibuka dan sang anak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa luka sedikitpun.
"Alhamdulillah, prosesnya cepat dan anak tersebut bisa segera keluar dengan aman. Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan kunci di dalam mobil, terutama jika ada anak kecil di dalamnya," tambah Suwanto.
Setelah memastikan kondisi korban dan kendaraan aman, tim Damkar kembali ke mako untuk melanjutkan tugas piket.
Kejadian ini menambah daftar panjang aksi humanis dan respons cepat Damkar Lamongan dalam menangani kejadian non-kebakaran di wilayah Kabupaten Lamongan. (yan)
What's Your Reaction?



