Di Jawa Timur, Angka Kecelakaan Naik 70 Persen dan Korban Meninggal Dunia Naik 38 Persen

Polres Gresik kembali akan mengelar Operasi Zebra terhitung mulai hari ini Senin ( 04/09/2023) untuk menekan angka kecalekaan.

04 Sep 2023 - 13:57
Di Jawa Timur, Angka Kecelakaan Naik 70 Persen dan Korban Meninggal Dunia Naik 38 Persen

Gresik, (afederasi.com) - Ciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menyongsong gawe akbar pemilu damai 2024 mendatang. Polres Gresik kembali akan mengelar Operasi Zebra terhitung mulai hari ini Senin ( 04/09/2023) untuk menekan angka kecalekaan.

Kapolres saat meninjau kesiapan personel menjelang Operasi Zebra Semeru 2023 di halaman Mapolres Gresik pada Senin (04/09/2023), juga memberikan apresiasi kepada seluruh personil dalam menjaga kondusifitas lalu lintas jalan di wilayah hukum Polres Gresik.

"Operasi kali ini untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecalekaan," tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom.

Menurut data bulan Januari sampai Agustus 2023 angka kecelakaan dibandingkan pada periode yang sama tahun 2022 di Jawa Timur meningkat 70.12 persen dengan korban meninggal dunia dunia naik 38.25 persen juga pelanggaran meningkat sebanyak 1.254 persen.

Kapolres mengatakan, seiring dengan peningkatan perekonomian setelah Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat juga meningkat. Tingginya angka pelanggaran dan angka kecalekaan tidak terlepas dari meningkatkan mobilitas masyarakat pasca covid 19.

"Kita melihat salah satu penyebab lain adalah menurunnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalulintas dan kurangnya anggota polantas akibat perubahan sistem penindakan dari manual ke sistem elektronik," ujar AKBP Adhytia.

AKBP Adhytia menandaskan, karena itu dipandang perlu adanya operasi zebra Semeru guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

Operasi zebra dilaksanakan selama 12 hari dari 4 September sampai 17 September 2023

"Laksanakan secara profesional secara humanis sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian negara Republik Indonesia,"pesan AKBP Adhytia.

Adapun sasaran Operasi Zebra Semeru 2023 kali ini dengan 8 sasaran pelanggaran yaitu pengendara yang berboncengan lebih dari satu, melawan arus, melebihi batas kecepatan maksimum, tidak mengunakan helm SNI.

Kemudian pengendara yang tidak memiliki SIM, memakai handphone saat berkendara, mengemudi dalam pengaruh alkohol serta  tidak mengunakan seatbealt bagi kendaraan roda empat. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow