Dari Busana Kartini hingga Maskot Kethek Ogleng, Karnaval Siswa Pacitan Penuh Kreativitas

21 Apr 2026 - 02:31
Dari Busana Kartini hingga Maskot Kethek Ogleng, Karnaval Siswa Pacitan Penuh Kreativitas
Siswa MTsN 1 Pacitan mengikuti karnaval Hari Kartini dengan mengenakan beragam kostum unik, termasuk maskot Kethek Ogleng yang menarik perhatian masyarakat di sepanjang rute. (Foto: Feri/Afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) – Dari busana adat hingga maskot Kethek Ogleng, karnaval siswa di Pacitan berlangsung penuh kreativitas dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). 

Kegiatan tersebut digelar oleh siswa MTsN 1 Pacitan yang melibatkan ratusan siswa dari berbagai kelas.

Guru Bahasa Inggris MTsN 1 Pacitan, Titin Arsita, mengatakan peringatan Hari Kartini tahun ini dikemas dalam bentuk karnaval dan berbagai perlombaan.

“Kami mengadakan karnaval yang dirangkaikan dengan Hari Kartini. Selain itu juga ada lomba maskot terunik, cipta puisi, membuat bucket dari snack, dan lomba kekompakan kelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 23 kelas dengan total sekitar 700 siswa yang seluruhnya berpartisipasi aktif.

Karnaval menempuh rute dari lingkungan sekolah menuju Makam Pahlawan, kemudian melintasi Alun-alun Pacitan, Pendopo Kabupaten, hingga kawasan Kantor Kementerian Agama sebelum kembali ke sekolah.

Beragam kostum unik ditampilkan siswa sepanjang rute. Selain busana bernuansa Kartini, sejumlah siswa juga mengenakan maskot kreatif yang menarik perhatian masyarakat.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah maskot bertema kesenian tradisional Kethek Ogleng. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat.

Meski hujan sempat turun, semangat siswa tidak surut. Mereka tetap melanjutkan karnaval dengan penuh keceriaan.

“Anak-anak sangat antusias, semua ikut berpartisipasi. Ini menjadi momen untuk menumbuhkan kreativitas dan kebersamaan,” jelasnya.

Titin menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan, tetapi juga menanamkan nilai kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya kepada para siswa.

“Anak-anak tidak hanya memahami semangat Kartini, tetapi juga belajar berkreasi dan bekerja sama melalui kegiatan ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada MTsN 1 Pacitan dalam mendidik siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami. Mohon doa agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” pungkasnya.(fer)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow