Dapur MBG di Bungah Diresmikan, Wabup Gresik Ajak Warga Ikut Awasi Kualitas Makanan

Dapur ini akan melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah. Saya mengajak masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut aktif dalam pengawasan sehari-hari,” ujar dr Alif.

06 Mar 2026 - 15:40
Dapur MBG di Bungah Diresmikan, Wabup Gresik Ajak Warga Ikut Awasi Kualitas Makanan
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat meresmikan SPPG Sinar Giri Kedaton Desa Kisik Kecamatan Bungah Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Giri Kedaton di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kamis (05/03/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik.

dr Alif sapaan akrab Wabup sapaan akrab Wabup menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan program MBG berjalan optimal, khususnya dalam pemenuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, terutama siswa sekolah.

“Dapur ini akan melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah. Saya mengajak masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut aktif dalam pengawasan sehari-hari,” ujar dr Alif.

Menurut dr Alif, keamanan dan kualitas makanan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pengelola dapur. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan, mulai dari memastikan kebersihan dapur, peralatan memasak yang steril, hingga menu yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi.

Ia juga menegaskan bahwa komposisi makanan yang disajikan harus memenuhi standar gizi seimbang.

“Bicara soal gizi, maka komposisinya harus benar-benar seimbang. Mulai dari kandungan vitamin, karbohidrat hingga cara memasak yang benar. Selain itu, sertifikat kebersihan dan sertifikat gizi juga harus dipastikan,” tegasnya.

Selain memberikan manfaat kesehatan, keberadaan dapur SPPG juga dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku makanan.

“Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal,” tambahnya.

dr Alif menyebutkan, kehadiran SPPG Sinar Giri Kedaton yang berkolaborasi dengan Yayasan Santri Melek Industri (YSMI) merupakan wujud sinergi berbagai pihak dalam mendukung program nasional tersebut, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto melalui agenda Asta Cita.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anak-anak kita adalah aset bangsa. Program ini akan berhasil jika semua pihak saling mengingatkan dan bekerja bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Gresik Yuyun Wahyudi yang juga menjadi mitra SPPG Sinar Giri Kedaton Kisik menilai program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara hati-hati dan profesional.

“Peran pengelola dapur dan yayasan sangat penting dalam menjaga kualitas layanan serta disiplin kebersihan,” ujar Yuyun.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow