Menteri Abdul Mu'ti Resmikan Gedung Revitalisasi Satuan Pendidikan di Lamongan
Kabupaten Lamongan berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi pada tahun 2026,” tambah Mendikdasmen memberikan sinyal positif bagi kemajuan pendidikan di Kota Soto, " ujar Abdul Mu'ti.
Lamongan, (afederasi.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, meresmikan langsung Gedung Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Lamongan, Jumat (6/3/2026). Peresmian yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Lamongan ini menandai tuntasnya program peningkatan fasilitas pendidikan Tahun Anggaran 2025 di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI.
“Pembangunan fisik itu adalah raga yang penting, karena pembelajaran akan berjalan baik jika didukung faktor eksternal seperti gedung yang layak,” jelas Abdul Mu’ti saat memberikan arahan di hadapan para pendidik.
Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan infrastruktur, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas guru dan penguatan karakter melalui gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
“Kabupaten Lamongan berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi pada tahun 2026,” tambah Mendikdasmen memberikan sinyal positif bagi kemajuan pendidikan di Kota Soto.
Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang mendampingi langsung jalannya peresmian, menyampaikan bahwa kehadiran Menteri Pendidikan menjadi motivasi besar bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus memprioritaskan sektor pendidikan.
“Hari ini bersama Bapak Menteri kita meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 di Kabupaten Lamongan. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kita semua untuk terus berbakti pada dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi emas,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Pak Yes menekankan bahwa revitalisasi ini sejalan dengan misi kedua pembangunan Lamongan, yakni mewujudkan SDM unggul dan responsif terhadap perubahan zaman.
“Momentum ini juga berada dalam kerangka besar pembangunan nasional, dimana penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama bangsa,” pungkas Pak Yes.
Berdasarkan data tahun 2025, rata-rata lama sekolah di Lamongan telah mencapai 8,73 tahun dengan indeks pendidikan 0,681. Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan pun menyentuh angka 76,9, berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur. Pada tahun anggaran 2025, program revitalisasi di Lamongan sukses menyasar 4 TK/PAUD, 23 SD, dan 20 SMP. (yan)
What's Your Reaction?



