Buaya 3,5 Meter Muncul di Tepian Bengawan Solo Gresik, Terekam Kamera Pemancing
"Iya, kemarin sempat dengar ada orang mancing yang melihat buaya muncul, kemudian direkam. Kalau tidak salah, sekitar dua atau tiga hari lalu,” ujar Rifki, warga Kecamatan Bungah, Jum'at (22/07/2026)
Gresik, (afederasi.com) - Penampakan seekor buaya yang berenang di pinggiran Sungai Bengawan Solo, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Gresik, terekam kamera pemancing dan beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat buaya berenang di tepian sungai. Berdasarkan keterangan yang menyertai video, lokasi penampakan disebut berada di tambangan Legowo, yang merupakan kawasan Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah.
Sejumlah warga membenarkan bahwa kemunculan buaya di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.
“Iya, kemarin sempat dengar ada orang mancing yang melihat buaya muncul, kemudian direkam. Kalau tidak salah, sekitar dua atau tiga hari lalu,” ujar Rifki, warga Kecamatan Bungah, Jum'at (22/07/2026).
Menurut Rifki, warga sekitar sudah beberapa kali melihat buaya di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo. Selain di Sungonlegowo, penampakan serupa juga pernah dilaporkan di sejumlah desa lain.
“Kalau warga setempat sudah biasa melihatnya karena memang habitatnya di sekitar situ. Beberapa kali sebelumnya juga sempat terlihat,” katanya.
Ia menyebut, buaya juga pernah terlihat di aliran sungai yang berada di Desa Sukorejo, Bedanten, hingga Leran Kecamatan Manyar.
Bahkan, lanjut Rifki, warga pernah melihat buaya dengan ukuran lebih besar dari yang terekam dalam video terbaru. Buaya yang disebut muncul kali ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,5 meter.
“Pernah ada warga yang melihat buaya ukurannya lebih panjang dari yang kemarin, yang kabarnya sekitar 3,5 meter. Tapi selama ini tidak sampai mengganggu warga,” terangnya.
Warga Bungah lainnya, Azril, juga membenarkan adanya penampakan buaya di kawasan tersebut.
“Iya, beberapa waktu lalu ada yang melihat buaya di Bengawan Solo Legowo,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gresik F.X. Driatmiko Herlambang mengaku telah mengetahui video penampakan buaya yang beredar di media sosial.
“Iya, sudah tahu. Mungkin buayanya sedang mengambil napas,” ujar Miko, sapaan akrabnya.
BPBD Gresik, lanjut Miko, telah berkoordinasi dengan relawan di Kecamatan Bungah untuk melakukan pemantauan di sekitar lokasi.
Miko juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, agar tetap berhati-hati dan tidak mendekati atau mengganggu buaya apabila kembali terlihat.(frd)
What's Your Reaction?

